Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik
02 November 2026, 15:54 WIB
Hanya fokus memasarkan kendaraan listrik murni, ini prediksi mobil BYD yang masuk Indonesia tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek mobil listrik China saat ini berlomba-lomba menawarkan beragam lini kendaraan ramah lingkungan dengan harga terjangkau. Tidak ketinggalan BYD (Build Your Dreams) memboyong tiga model.
Di negara asalnya, produsen satu ini terkenal karena lininya sangat bervariasi dan terdiri dari beberapa sub merek. Tidak cuma BEV (Battery Electric Vehicle) namun juga PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Namun khusus pasar Indonesia nampaknya BYD belum berminat bawa kendaraan PHEV. Saat ini mereka masih fokus pada BYD Dolphin, Atto 3 dan Seal.
“Tahun ini fokus di EV (Electric Vehicle) saja,” ucap Luther Panjaitan, Head of Marketing BYD Motor Indonesia di Cibubur beberapa waktu lalu.
Ia juga masih enggan mengungkapkan lebih rinci model mana berpotensi masuk. Pasalnya ada sub merek lain seperti Fang Cheng Bao dan Denza.
Bahkan Denza D9 yang merupakan hasil joint venture bersama Daimler sempat dipamerkan di IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show). Mobil tersebut merupakan MPV (Multi Purpose Vehicle) mewah bertenaga listrik.
Antusiasme pengunjung juga tinggi, terlihat dari jumlah antrean mengular karena calon konsumen ingin melihat lebih dekat detail BYD Denza D9.
Di kelas itu baru ada MG Maxus 9. MPV mewah lain yakni Alphard, Vellfire sampai Serena terbaru masih dibekali teknologi hybrid dan bukan full listrik.
“Kita upayakan produk terbaik di global kita bawa. Line up yang ada hampir melengkapi beberapa segmen penting tinggal pengadaan, kita targetkan harapannya tahun ini bisa bawa model baru,” tegas Luther.
BYD belum dapat memastikan jika sub merek lain bakal hadir. Namun Denza D9 berpotensi hadir mengisi segmen MPV mewah, saat ini pemainnya masih terbilang sedikit.
Di kelas mobil listrik harga terjangkau ada BYD Seagull. Hatchback satu ini mirip BYD Dolphin namun dengan desain lebih kompak dan variasi warna berbeda.
Jarak tempuh ditawarkan juga kompetitif dalam dua pilihan yaitu 300 km dan 380 km berdasarkan pengetesan NEDC.
Lalu ada Seal U, merupakan versi SUV dari Seal. Model tersebut hadir duluan di Eropa menggunakan teknologi hybrid BYD atau DM -i (Dual Mode intelligent).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 November 2026, 15:54 WIB
02 November 2026, 09:00 WIB
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi