Porsche Sindir Transmisi Buatan di Hyundai Ioniq 5 N

Beri sensasi berkendara mobil konvensional, Porsche sebut transmisi buatan di mobil listrik tidak bermanfaat

Porsche Sindir Transmisi Buatan di Hyundai Ioniq 5 N
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Beragam cara dilakukan oleh manufaktur otomotif dalam menarik minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik, seperti menyematkan transmisi buatan guna menambah sensasi seperti berkendara mobil bensin.

Hal ini dilakukan oleh Hyundai pada mobil performanya yakni Ioniq 5 N melalui fitur N e-Shift dan N Active Sound, memberikan suara knalpot artifisial pada kendaraan.

Singkatnya transmisi buatan itu diklaim dapat mengatur tenaga dan torsi dihasilkan Ioniq 5 N saat berkendara, menirukan sensasi pergantian gigi di mobil bensin.

Pihak Hyundai mengungkapkan penyematan transmisi buatan bukan untuk menambah performa tetapi sebatas membuat pengalaman berkendara jadi semakin menyenangkan.

Komentar Porsche soal Transmisi Buatan di Hyundai Ioniq 5 N
Photo : Porsche Newsroom

Meski begitu, pabrikan ternama asal Jerman, Porsche mengatakan transmisi buatan pada mobil listrik tidak berguna. Terlebih menurut mereka saat ini Porsche masih menjual mobil konvensional.

Dalam satu kesempatan tim pengembangan mobil Porsche mengklaim telah mencoba langsung Hyundai Ioniq 5 N dan fitur transmisi buatan yang disematkan. 

“Perspektif Porsche soal ini, kenapa kita harus membuat sesuatu jadi lebih buruk?” kata Lars Kern, tim driver pengembangan Porsche seperti dikutip Carscoops, Rabu (28/8).

Menurut Lars, mobil listrik sendiri sudah lebih unggul dibandingkan ICE (Internal Combustion Engine). Jadi simulasi transmisi justru merupakan kemunduran dan dianggap tidak memberi manfaat atau nilai tambah.

Sehingga sampai sekarang Porsche tidak berminat menambahkan fitur tersebut pada lini mobil listriknya.

“Saya tidak melihat manfaatnya membuat (mobil listrik) terasa seperti kendaraan konvensional, karena memang beda,” ujar Lars.

Sebagai informasi Hyundai Ioniq 5 N meluncur di GIIAS 2024 dengan estimasi harga Rp 1,3 miliar. Sama seperti Ioniq 5, model itu akan diproduksi dalam negeri.

Hyundai Ioniq 5 N
Photo : HMID

Versi performa dari Ioniq 5 ini hadirkan tiga identitas utama yakni Corner Rascal, Racetrack Capability dan Everyday Sports Car.

Sehingga tidak hanya mampu melibas trek balap, Ioniq 5 N juga nyaman dipakai sebagai mobil untuk mobilitas sehar-hari.

Baterai yang dipakai berkapasitas lebih besar yakni 84 kWh, membuatnya dapat menghasilkan tenaga 641 dan torsi puncak 770 Nm.


Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif