Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil
17 September 2026, 13:00 WIB
Polytron mulai produksi G3 dan G3+ di Purwakarta dengam memanfaatkan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polytron resmi mulai produksi G3+ dan G3 di Indonesia secara semi-knocked down (SKD) di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta. Menariknya mereka juga berinvestasi dalam lini produksi agar lebih modern serta komprehensif.
Mereka telah berinvestasi pada perangkat Dyno Test yang bisa dipakai buat kendaraan FWD, RWD hingga AWD. Tersedia pula fitur real-time battery temperature monitoring buat diterapkan selama proses performance test guna memastikan performa dan keamanan sejak awal.
Tak hanya itu, Polytron juga menghadirkan tahapan Electric Safety Test pada seluruh proses produksi. Setidaknya ada empat titik pengujian utama yang dilakukan yaitu setelah pemasangan baterai, perakitan, rain and water leak test serta pre delivery center (PDC).
“Seluruh proses ini menunjukkan bahwa Polytron ketat terhadap standar keamanan, kualitas produksi hingga kepuasan pelanggan,” ungkap Chief Executive Officer Polytron dalam keterangan resminya (18/07).
Tak hanya itu, Polytron telah berinvestasi dalam lini perakitan khusus seperti Vacuum Filling Machines (untuk pengisian brake oil, refrigerant, coolant), Dynamic Performance Test Equipment, Safety Testing Equipment hingga ADAS Calibration Equipment.
Sebelumnya beritakan bahwa Polytron meluncurkan mobil listriknya yaitu G3 dan G3+. Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing.
Polytron G3+ hadir dengan tampilan yang cukup menarik berkat disematkannya pelek 20 inci dan ban berukuran 245/45. Pabrikan juga sudah memasangkan beberapa fitur tambahan seperti panoramic sunroof serta electronic tailgate.
Sementara untuk Polytron G3 hanya dilengkapi oleh pelek berukuran 19 inci serta ban berukuran 235/50. Fitur seperti panoramic sunroof dan electronic tailgate dihapus agar harganya jadi lebih kompetitif.
Meski demikian, mobil mempunyai banyak kesamaan termasuk dimensi. Tercatat mobil memiliki panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm dan wheelbase 2.800 mm.
Baik Polytron G3 maupun G3+ juga dibekali baterai LFP berkapasitas 51,916 kWh. Daya tersebut kemudian digunakan untuk mengoperasikan motor listrik yang mampu menyemburkan daya sebesar 150 kW atau sekitar 201 hp serta torsi puncak 320 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota