Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Polytron mulai produksi G3 dan G3+ di Purwakarta dengam memanfaatkan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polytron resmi mulai produksi G3+ dan G3 di Indonesia secara semi-knocked down (SKD) di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta. Menariknya mereka juga berinvestasi dalam lini produksi agar lebih modern serta komprehensif.
Mereka telah berinvestasi pada perangkat Dyno Test yang bisa dipakai buat kendaraan FWD, RWD hingga AWD. Tersedia pula fitur real-time battery temperature monitoring buat diterapkan selama proses performance test guna memastikan performa dan keamanan sejak awal.
Tak hanya itu, Polytron juga menghadirkan tahapan Electric Safety Test pada seluruh proses produksi. Setidaknya ada empat titik pengujian utama yang dilakukan yaitu setelah pemasangan baterai, perakitan, rain and water leak test serta pre delivery center (PDC).
“Seluruh proses ini menunjukkan bahwa Polytron ketat terhadap standar keamanan, kualitas produksi hingga kepuasan pelanggan,” ungkap Chief Executive Officer Polytron dalam keterangan resminya (18/07).
Tak hanya itu, Polytron telah berinvestasi dalam lini perakitan khusus seperti Vacuum Filling Machines (untuk pengisian brake oil, refrigerant, coolant), Dynamic Performance Test Equipment, Safety Testing Equipment hingga ADAS Calibration Equipment.
Sebelumnya beritakan bahwa Polytron meluncurkan mobil listriknya yaitu G3 dan G3+. Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing.
Polytron G3+ hadir dengan tampilan yang cukup menarik berkat disematkannya pelek 20 inci dan ban berukuran 245/45. Pabrikan juga sudah memasangkan beberapa fitur tambahan seperti panoramic sunroof serta electronic tailgate.
Sementara untuk Polytron G3 hanya dilengkapi oleh pelek berukuran 19 inci serta ban berukuran 235/50. Fitur seperti panoramic sunroof dan electronic tailgate dihapus agar harganya jadi lebih kompetitif.
Meski demikian, mobil mempunyai banyak kesamaan termasuk dimensi. Tercatat mobil memiliki panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm dan wheelbase 2.800 mm.
Baik Polytron G3 maupun G3+ juga dibekali baterai LFP berkapasitas 51,916 kWh. Daya tersebut kemudian digunakan untuk mengoperasikan motor listrik yang mampu menyemburkan daya sebesar 150 kW atau sekitar 201 hp serta torsi puncak 320 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta