Jaecoo Siapkan Beberapa Strategi Tuk Menghadapi Aturan Pemerintah
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Polytron mulai produksi G3 dan G3+ di Purwakarta dengam memanfaatkan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polytron resmi mulai produksi G3+ dan G3 di Indonesia secara semi-knocked down (SKD) di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta. Menariknya mereka juga berinvestasi dalam lini produksi agar lebih modern serta komprehensif.
Mereka telah berinvestasi pada perangkat Dyno Test yang bisa dipakai buat kendaraan FWD, RWD hingga AWD. Tersedia pula fitur real-time battery temperature monitoring buat diterapkan selama proses performance test guna memastikan performa dan keamanan sejak awal.
Tak hanya itu, Polytron juga menghadirkan tahapan Electric Safety Test pada seluruh proses produksi. Setidaknya ada empat titik pengujian utama yang dilakukan yaitu setelah pemasangan baterai, perakitan, rain and water leak test serta pre delivery center (PDC).
“Seluruh proses ini menunjukkan bahwa Polytron ketat terhadap standar keamanan, kualitas produksi hingga kepuasan pelanggan,” ungkap Chief Executive Officer Polytron dalam keterangan resminya (18/07).
Tak hanya itu, Polytron telah berinvestasi dalam lini perakitan khusus seperti Vacuum Filling Machines (untuk pengisian brake oil, refrigerant, coolant), Dynamic Performance Test Equipment, Safety Testing Equipment hingga ADAS Calibration Equipment.
Sebelumnya beritakan bahwa Polytron meluncurkan mobil listriknya yaitu G3 dan G3+. Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing.
Polytron G3+ hadir dengan tampilan yang cukup menarik berkat disematkannya pelek 20 inci dan ban berukuran 245/45. Pabrikan juga sudah memasangkan beberapa fitur tambahan seperti panoramic sunroof serta electronic tailgate.
Sementara untuk Polytron G3 hanya dilengkapi oleh pelek berukuran 19 inci serta ban berukuran 235/50. Fitur seperti panoramic sunroof dan electronic tailgate dihapus agar harganya jadi lebih kompetitif.
Meski demikian, mobil mempunyai banyak kesamaan termasuk dimensi. Tercatat mobil memiliki panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm dan wheelbase 2.800 mm.
Baik Polytron G3 maupun G3+ juga dibekali baterai LFP berkapasitas 51,916 kWh. Daya tersebut kemudian digunakan untuk mengoperasikan motor listrik yang mampu menyemburkan daya sebesar 150 kW atau sekitar 201 hp serta torsi puncak 320 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Januari 2026, 13:00 WIB
24 Januari 2026, 09:00 WIB
23 Januari 2026, 10:00 WIB
23 Januari 2026, 08:08 WIB
22 Januari 2026, 21:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan