Polda Metro Jaya Akui Kemacetan Arus Balik Tidak Bisa Dihindari

Polda Metro Jaya akui kemacetan arus balik tidak bisa dihindari, yang bisa dilakukan hanyalah mengelolanya

Polda Metro Jaya Akui Kemacetan Arus Balik Tidak Bisa Dihindari

TRENOTO – Polda Metro Jaya mengakui bahwa kemacetan arus balik tidak bisa dihindari lagi. Hal ini karena volume kendaraan menuju DKI Jakata dan sekitarnya akan meningkat pesat khususnya saat puncak arus balik Lebaran 2022.

Apa yang bisa dilakukan Kepolisian saat ini hanyalah mengatur agar kemacetan tidak menghambat perjalanan terlalu lama. Dengan demikian maka perjalanan pulang ke kota asal khususnya Jakarta akan menjadi lebih nyaman.

“Kemacetan akibat kepadatan dan kenaikan volume arus lalu lintas tidak mungkin bisa dihindarkan. Yang kami lakukan adalah bagaimana mengelolanya sehingga bisa memberikan kepastian kepada masyarakat serta dikelola agar tidak menimbulkan komplain,” ungkap Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Photo : Jasa Marga

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memperkirakan puncak arus balik Idul Fitri 1443 H terjadi pada 7 dan 8 Mei 2022. Kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi karena kendaraan dari berbagai wilayah akan bertemu di Jakarta pada saat bersamaan.

"Pada saat arus balik itu semuanya akan bermuara di Jakarta. Itulah sebabnya Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Lalu Lintas perlu melakukan langkah-langkah rekayasa dan imbauan kepada masyarakat agar perjalanan tidak terhambat," ujar Sambodo.

Photo : NTMC Polri

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan di antaranya adalah dengan menerapkan sistem one way dan contraflow di sejumlah titik. Langkah tersebut diharapkan bisa mengurangi kepadatan khususnya di jalan tol

Jadwal One Way Tol Trans Jawa

  • Jumat (6/5) pukul 14.00 WIB – 24.00 WIB mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) hingga KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek).
  • Sabtu (7/5) pukul 07.00 WIB – 24.00 WIB mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) hingga KM 3 + 500 (Gerbang Tol Halim)
  • Minggu (8/5) mulai pukul 07.00 WIB hingga Senin (9/5) pukul 03.00 WIB dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) hingga KM 3 + 500 (Gerbang Tol Halim).
  • Polri juga dapat memberlakukan sistem one way mulai KM 442 (Gerbang Tol Bawen) dengan mempertimbangan kondisi volume lalu lintas yang terjadi di lapangan.

Terkini

news
Ganjil genap Puncak

Kemacetan di Puncak Bogor Turun Berkat Larangan Angkot Beroperasi

Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran

news
Rekayasa lalu lintas

455.994 Mobil Balik Ke Jabotabek, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Disiapkan

Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan

otopedia
Perhatikan Hal Ini sebelum Perjalanan Jauh Pakai Mobil Listrik

Perhatikan Hal Ini sebelum Perjalanan Jauh Pakai Mobil Listrik

Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan

news
Kakorlantas Prediksi Puncak Aris Balik Lebaran Dimulai Besok

Kakorlantas Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai Besok

Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin

otosport
Jorge Martin Bersiap Kembali Balapan di MotoGP Qatar 2025

Jorge Martin Bersiap Kembali Balapan di MotoGP Qatar 2025

Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025

mobil
Hyundai Rilis Ioniq 6 Terbaru, Tampilan Makin Nyentrik

Hyundai Rilis Ioniq 6 Terbaru, Tampilan Makin Nyentrik

Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan

news
Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025

mobil
Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota