KOLEKSI Beri Edukasi Standar Keselamatan Mobil Listrik
26 Januari 2026, 17:01 WIB
PLN akan bangun 2.000 SPKLU di tiang listrik agar memudahkan masyarakat melakukan pengisian daya kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PLN akan bangun 2.000 SPKLU di tiang listrik untuk memudahkan masyarakat mengisi daya Electric Vehicle. Langkah ini merupakan pengembangan baru serta diklaim sudah berhasil diuji coba di beberapa titik di Jakarta.
Hal ini disampaikan Edi Srimulyanti, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) di sela-sela konferensi pers Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2024 siang hari tadi.
“Pengetesannya sudah dilakukan mulai dari uji sentuh hingga ketenagalistrikannya. Sekarang baru ada di tiga lokasi dan tahun ini kami berencana membuat 2.000 unit,” tegas Edi Srimulyanti pada media.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh tiang listrik bisa dimanfaatkan untuk menjadi SPKLU. Hanya saja pengerjaannya sedikit berbeda antara besi dan beton.
“Jadi tiang besi ada yang bisa dilubangi dan alatnya diletakkan di dalam. Sementara untuk beton hanya ditempelkan saja,” tambahnya kemudian.
Ke depannya, SPKLU di tiang listrik akan dipasangkan di area parkir di tepi jalan atau area tertentu. Sehingga diharapkan masyarakat tetap mudah mengakses tanpa harus mengganggu arus lalu lintas.
Meski terbilang praktis tetapi PLN hanya bisa menggunakan daya sebesar 7 kW sampai 22 kW. Akibatnya model pengisian SPKLU di tiang listrik adalah AC dan menyebabkan pelanggan membutuhkan waktu lebih lama agar baterai penuh.
“Takutnya mengganggu performa dari tiang itu sendiri jadi sementara baru ada 7 kW dan 22 kW saja. Sekarang hanya yang kecil-kecil tapi jumlahnya diperbanyak,” jelas Edi.
Saat ini setidaknya sudah ada tiga prototipe yang terpasang dan telah beroperasi. Sebarannya yakni, dua di Kantor PLN KS Tubun Jakarta Barat serta satu di Sekolah Dasar (SD) Yasporbi Bidakara, Jakarta Selatan.
Agar dapat menggunakannya, pelanggan harus memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Mereka cukup scan QR code, mengatur jumlah daya yang dipakai lalu bayar via pembayaran digital.
Sepanjang 2024 PLN akan fokus untuk membangun fasilitas itu di daerah dengan populasi kendaraan listriknya tinggi seperti Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 17:01 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
06 November 2025, 07:00 WIB
05 November 2025, 08:00 WIB
25 Oktober 2025, 17:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
20 Februari 2026, 18:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit