Pertumbuhan Mobil Hybrid di Indonesia, PHEV Naik Pesat
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Gaikindo baru saja resmi merevisi target penjualan mobil baru di 2025, menjadi hanya berkisar 780 ribu unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) resmi merevisi target penjualan mobil baru. Hal tersebut dilakukan setelah gelaran GJAW 2025.
Sekarang mereka tidak lagi mematok penjualan kendaraan roda empat, di angka 850 ribu unit sampai 900 ribu unit.
Gaikindo menetapkan target buat periode 2025 di level 780 ribu unit. Turun cukup jauh dari jumlah sebelumnya.
“Kan penjualan sampai dengan Oktober 2025 juga turun 10 persen dibanding tahun lalu,” ucap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO hari ini, Selasa (02/12).
Jongkie lantas mengatakan bahwa, pada 2024 penjualan mobil hanya berkisar di angka 865 ribu unit saja. Lalu mereka mengurangi target di 2025 sebanyak 10 persenan
Berangkat dari perhitungan tersebut, Gaikindo menetapkan total penjualan mobil baru di dalam negeri di level 780 ribuan.
“Dan (keputusan revisi) sudah dibahas dengan beberapa anggota,” Jongkie melanjutkan.
Sebagai informasi, memang wacana Gaikindo merevisi target mereka sudah digaungkan sejak beberapa waktu lalu.
Apalagi setelah melihat kinerja pasar kendaraan roda empat di dalam negeri, mengalami penurunan di pertengahan tahun.
Berbagai rintangan pun menghadang laju industri otomotif. Seperti pengetatan kredit kendaraan di awal tahun.
Lalu, penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di sejumlah daerah.
Kondisi ekonomi yang menurut turut membuat daya beli masyarakat berkurang. Jadi penjualan mobil baru merosot.
Tidak berhenti sampai di situ, industri otomotif nasional harus dihadapi dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang melemah.
Terakhir banyaknya jumlah libur nasional pada 2025, juga menjadi biang kerok penurunan penjualan mobil baru di tahun ini.
Dengan berbagai fakta yang ada, maka Gaikindo memutuskan buat merevisi target mereka jelang tutup buku 2025.
Di sisi lain Gaikindo juga masih menunggu dampak dari penyelenggaraan GJAW 2025 di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Pameran itu diharapkan bisa mengerek penjualan kendaraan roda empat. Sebab banyak program menarik serta produk anyar ditampilkan.
Akan tetapi realisasi pembelian para konsumen, diprediksi baru bakal terjadi pada Desember 2025 ini. Jadi efeknya tidak langsung bisa dirasakan.
Namun GJAW 2025 sepertinya juga tidak terlalu banyak membantu Gaikindo, mendongkrak penjualan tahun ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 07:00 WIB
18 Januari 2026, 22:25 WIB
17 Januari 2026, 15:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota