Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 Dorong Inovasi Insan Media
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Pertamina gandeng LAPI ITB buat melakukan investigasi mengenai kasus mobil rusak diduga akibat memakai Pertamax
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pertamina Patra Niaga merespon cepat aduan masyarakat. Terutama mengenai kasus mesin mobil yang rusak diduga akibat menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertamax.
Perusahaan pelat merah tersebut langsung melakukan investigasi. Bahkan mereka menggandeng ITB (Institut Teknologi Bandung) melalui PT LAPI ITB.
“Kami langsung merespon cepat begitu adanya laporan kendaraaan yang mengalami rusak mesin diduga diakibatkan penggunaan Pertamax di wilayah Cibinong, Jawa Barat,” ujar Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga dalam keterangan resmi.
Heppy menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
“Meskipun penyebab belum diketahui apakah dari produk Pertamax atau Sparepart kendaraan. Namun kami mohon maaf atas kejadian ini,” lanjut Heppy.
Ia menambahkan dari hasil monitoring sementara di lapangan, mobil yang dilaporkan mengalami kendala pada bagian jantung pacu hanya terjadi di merek serta tipe tertentu saja.
Jadi tidak semua mobil kendaraan roda empat yang melakukan pengisian Pertamax di Cibinong, Bogor menemui kendala serupa.
“Investigasi kualitas produk dilakukan sejak Jumat (22/11) lalu, kami terus berkoordinasi dengan pihak bengkel dan LAPI ITB. Sampel BBM juga sudah kita kirimkan ke Lemigas untuk diuji laboratorium,” pungkas Heppy.
Dia mengungkapkan selagi menunggu hasil pengujian laboratorium, Pertamina Patra Niaga bakal melakukan penelusuran kendaraan-kendaraan mengalami masalah mesin.
Sehingga mereka dapat berkoordinasi lebih jauh dengan para pemilik kendaraan sampai kendala tersebut diselesaikan.
“Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center di 135,” kata Heppy.
Sebagai informasi, disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juli 2026, 15:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Terkini
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku kartu, berikut informasinya
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)