Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025
01 April 2025, 18:19 WIB
Pertamina gandeng LAPI ITB buat melakukan investigasi mengenai kasus mobil rusak diduga akibat memakai Pertamax
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pertamina Patra Niaga merespon cepat aduan masyarakat. Terutama mengenai kasus mesin mobil yang rusak diduga akibat menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertamax.
Perusahaan pelat merah tersebut langsung melakukan investigasi. Bahkan mereka menggandeng ITB (Institut Teknologi Bandung) melalui PT LAPI ITB.
“Kami langsung merespon cepat begitu adanya laporan kendaraaan yang mengalami rusak mesin diduga diakibatkan penggunaan Pertamax di wilayah Cibinong, Jawa Barat,” ujar Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga dalam keterangan resmi.
Heppy menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan investigasi secara internal. Mulai dari pengecekan kualitas Pertamax di terminal BBM hingga ke SPBU-SPBU.
Kemudian Pertamina turut melakukan pemeriksaan ke bengkel-bengkel mobil di kawasan Cibinong, Bogor Jawa Barat.
“Meskipun penyebab belum diketahui apakah dari produk Pertamax atau Sparepart kendaraan. Namun kami mohon maaf atas kejadian ini,” lanjut Heppy.
Ia menambahkan dari hasil monitoring sementara di lapangan, mobil yang dilaporkan mengalami kendala pada bagian jantung pacu hanya terjadi di merek serta tipe tertentu saja.
Jadi tidak semua mobil kendaraan roda empat yang melakukan pengisian Pertamax di Cibinong, Bogor menemui kendala serupa.
“Investigasi kualitas produk dilakukan sejak Jumat (22/11) lalu, kami terus berkoordinasi dengan pihak bengkel dan LAPI ITB. Sampel BBM juga sudah kita kirimkan ke Lemigas untuk diuji laboratorium,” pungkas Heppy.
Dia mengungkapkan selagi menunggu hasil pengujian laboratorium, Pertamina Patra Niaga bakal melakukan penelusuran kendaraan-kendaraan mengalami masalah mesin.
Sehingga mereka dapat berkoordinasi lebih jauh dengan para pemilik kendaraan sampai kendala tersebut diselesaikan.
“Untuk informasi lebih lanjut, konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center di 135,” kata Heppy.
Sebagai informasi, disitat dari akun X @AraituLAKI seorang wanita mengunggah video, ia mengatakan kalau kendaraan roda empatnya diduga mengalami kendala setelah mengisi Pertamax.
Lalu ia membawa mobilnya ke bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, Jawa Barat. Ternyata di sana ada sejumlah kendaraan yang mengalami nasib serupa.
“Nih filter pompa bensin sampai hancur, berlumut rusak. BBM baru diisi harus dibuang semua, Pertamax,” ucap sang pembuat video.
Menurut dia saat melakukan perbaikan ada delapan mobil yang juga rusak. Sementara satu hari sebelumnya sampai 10 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2025, 18:19 WIB
30 Maret 2025, 12:00 WIB
10 Maret 2025, 19:08 WIB
08 Maret 2025, 09:33 WIB
06 Maret 2025, 14:00 WIB
Terkini
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada
01 April 2025, 13:00 WIB
Dengan berbagai pertimbangan AHM memprediksi penjualan motor baru Honda akan meningkat pada kuartal pertama
01 April 2025, 11:00 WIB
Hyundai Stargazer facelift diduga terdaftar di RI dengan nama varian Carten, berpeluang meluncur tahun ini
01 April 2025, 08:00 WIB
Pihak kepolisian dapat menerapkan one way di Puncak Bogor secara situasional, berikut rincian aturannya