Bocoran Terbaru BYD Atto 1 Generasi Kedua
28 September 2026, 17:49 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jelang pergantian tahun, industri otomotif langsung dihadapi dengan berbagai tantangan. Seperti contoh pada permintaan baterai lithium.
Disebutkan bahwa, penjualan penampung daya tersebut diprediksi bakal merosot tajam pada awal 2026.
“Menjelang 2026, permintaan baterai akan turun drastis mulai akhir tahun ini,” ungkap Cui Dongshu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Penumpang Cina di Reuters, Selasa (30/12).
Menurut Dongshu, ada beberapa penyebab kenapa permintaan baterai lithium dapat merosot. Seperti turunnya penjualan mobil listrik di pasar domestik.
Sehingga hal tersebut sangat berpengaruh ke industri penampung daya. Dampaknya dapat mengganggu jalannya bisnis baterai lithium.
“Para produsen baterai harus mengurangi produksi dan beristirahat sejenak untuk mengatasi fluktuasi tersebut,” lanjut dia.
Lebih jauh dikatakan, situasi di atas bakal membawa banyak efek. Seperti kerugian pada pabrik-pabrik baterai lithium di cina.
Termasuk yang akan dialami oleh Contemporary Amperex Technology (CATL). Kemudian juga menerpa Eve Energy.
Di sisi lain Dongshu mengungkapkan bahwa, penjualan Electric Vehicle (EV) di Tiongkok diprediksi akan turun sampai 30 persen di awal 2026.
Mengingat insentif pembelian mobil listrik, sedang dihapus secara bertahap oleh masing-masing pemerintah provinsi.
Kemudian pasar kendaraan listrik niaga juga diproyeksikan bakal terganggu. Sebab banyak masyarakat berbondong-bondong beli EV di Desember 2025 untuk memanfaatkan celah waktu agar tetap mendapatkan subsidi.
Akan tetapi penurunan hanya terjadi di pasar domestik saja. Sedangkan untuk ekspor justru menunjukkan peningkatan.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, konsumen mobil listrik harus bersiap mengeluarkan dana lebih pada 2026. Pasalnya harga bahan baku baterai lithium bakal naik.
“Kenaikan harga karena meningkatnya biaya bahan baku hulu dan lonjakan permintaan yang didorong oleh konvergensi transisi energi global,” bunyi laporan Carnewschina.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya