Perluas Jaringan, Mazda Resmikan Diler Baru di Bekasi

Mazda resmikan diler baru di Bekasi sebagai bagian dari pengembangan jaringan yang akan terus digalakan

Perluas Jaringan, Mazda Resmikan Diler Baru di Bekasi

TRENOTO – PT Eurokars Motor Indonesia (PT EMI), distributor resmi Mazda di Indonesia terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mengembangkan pasar. Setelah sukses meluncurkan Mazda CX-5 pada April lalu, kini mereka memperkuat jaringan bisnisnya.

Hal tersebut terlihat dari diresmikannya diler terbaru mereka yang terletak di jalan Sultan Agung Km 28 No 1, Medan Satria, Bekasi Barat. Ini adalah diler PT EMI ke-26 dan diklaim dapat memperkuat penjualan khususnya di Jabotabek.

"Kami percaya bahwa diler memegang peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan brand Mazda di Indonesia, maka dari itu kami terus berkomitmen untuk memperkuat jaringan diler kami dengan meresmikan fasilitas baru di berbagai area strategis di Indonesia,” ujar Ricky Thio, Managing Director PT EMI.

Photo : Mazda

Mazda Sultan Agung menjadi jaringan kedua Mazda di Bekasi dan akan dioperasikan oleh PT Sentral Oto Maju. Berkat bangunan seluas 1.200 meter persegi maka optimalisasi pelayanan menjadi lebih mudah.

Diler ini hadir memiliki layanan 3S (Sales, Service dan Spare Part) dengan showroom lima unit display hingga delivery section. Pada area bengkel (workshop), terdapat lima service bay yang dilengkapi peralatan modern sesuai standar Mazda.

Outlet baru Mazda menyediakan Customer Lounge dengan beragam fasilitas mulai dari makanan serta minuman ringan, kids corner dan akses Internet. Konsumen Mazda Sultan Agung berhak mendapatkan jaminan garansi tiga tahun atau 100.000 km.

Pasar Mazda di Bekasi

Photo : Mazda

Selama ini Bekasi rupanya menyimpan potensi besar pada pasar otomotif khususnya untuk Mazda. Hal ini terlihat dari cukup tingginya permintaan baik dari sisi penjualan maupun perawatan kendaraan.

"Bekasi merupakan salah satu market yang sangat penting bagi Mazda dari sisi sales maupun aftersales. Pada periode tahun 2020 hingga 2021, Mazda Segment untuk Kotamadya Bekasi bertumbuh 42 persen dengan pertumbuhan market share sebesar 39 persen," kata dia.

Besarnya pertumbuhan pasar Mazda pun diyakini terus bertumbuh karena pada 2022 sudah ada ribuan model yang beroperasi. Mobil-mobil tersebut tentunya membutuhkan perawatan prima dari bengkel resmi.

"Di tahun 2022, terhitung sekitar 5 ribu lebih unit Mazda beroperasi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Hal ini tentunya menjadi potensi besar bagi penjualan maupun workshop Mazda Sultan Agung," kata Ricky Thio.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik