Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Diramaikan oleh berbagai manufaktur asal China, perang harga mobil listrik diprediksi makin sengit tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal China semakin gencar menawarkan lini elektrifikasi ke pasar global. Salah satu ciri khasnya adalah harga kendaraan yang ditawarkan cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan model lain di segmen serupa.
Di Indonesia hal itu sudah mulai terjadi. BYD menghadirkan MPV listrik pertama yakni M6 dengan banderol paling terjangkau, mulai dari Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan.
Kemudian sebelumnya predikat EV (Electric Vehicle) termurah dipegang oleh Seres E1 di Rp 189 jutaan. Tetapi menjelang akhir tahun Wuling mengumumkan kehadiran varian Air ev Lite Long Range, membuat tipe terendahnya yakni Lite Standard Range turun jadi Rp 179,1 jutaan.
Perang harga ini diprediksi masih akan terjadi di antara banyak manufaktur mobil listrik, bahkan menguat di 2025.
“Pasar (EV) dipastikan bakal melalui kompetisi lebih sengit di 2025. Dan saya bisa dengan tegas mengatakan, perang harga bakal dimulai dari Januari,” kata He Xiaopeng, CEO Xpeng Motors dikutip dari CnEVPost, Sabtu (4/1).
Persaingan kuat ini paling terasa di pasar domestik China. Di sana, ada lebih dari 100 pabrikan mobil listrik bersaing menghadirkan lini produk sesuai kebutuhan dan permintaan konsumen setempat.
Imbas negatifnya, banyak pabrikan kecil kemudian kalah bersaing dan terpaksa berhenti menjual mobil listrik.
Sedangkan buat manufaktur di pasar global, mereka menghadapi tantangan tambahan yakni kebijakan pendukung pemerintah negara lain seperti subsidi atau insentif yang membantu agar harga mobil listriknya jadi semakin kompetitif.
Di segmen premium sekalipun, persaingannya sama ketatnya. Pada GJAW 2024, Zeekr menawarkan MPV premium 009 dengan estimasi banderol Rp 2,3 miliar-Rp 2,7 miliar.
Namun tahun ini akan ada sejumlah manufaktur lain memboyong MPV premium bertenaga listrik. Misalnya BYD Denza D9, kabarnya dijual Rp 900 jutaan sampai Rp 1 miliar.
Kemudian jelang tutup tahun 2024 merek premium Xpeng juga mengumumkan kehadirannya di 2025. Salah satu model yang dibawa adalah MPV X9.
Belum jelas kisaran harganya, tetapi untuk gambaran kasar, Xpeng X9 dijual di Hong Kong mulai dari 659.000 HKD-699.900 HKD atau sekitar Rp 1,3 miliar sampai Rp 1,4 miliar dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan