Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel
01 April 2026, 15:00 WIB
Menjadi jembatan menuju elektrifikasi murni, mobil hybrid pegang peran penting tarik minat masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah masih dorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan guna mengejar target NZE (Net Zero Emission) dalam beberapa tahun mendatang. Tentu ada tantangan tersendiri dihadapi.
Jika bicara elektrifikasi sebenarnya tidak sebatas mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) saja. Namun juga teknologi lain seperti hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Beberapa keunggulan ditawarkan ialah performa mumpuni, efisiensi bahan bakar dan emisi yang terbilang lebih rendah dari mobil konvensional. Karena kinerja mesin dibantu motor elektrik.
Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) mengungkapkan alasan pentingnya peran mobil hybrid dalam mendorong elektrifikasi di Tanah Air.
“Kalau kita orientasi NZE perlu. Konsumsi bahan bakar dan dari konsumen juga lebih hemat, impor BBM (bahan bakar minyak) menurun, jadi perlu (mobil hybrid),” ungkap Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo di Jakarta Selatan belum lama ini.
Bahkan jika melihat data buat gambaran, mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid lebih diminati ketimbang versi mesin bensin.
Sepanjang 2023 Toyota berhasil mengantongi 13.544 unit untuk tipe Q Modellista, 6.025 unit tipe G, 3.062 tipe V dan 4.908 unit varian V Modellista.
Lalu juga ada Toyota Yaris Cross Hybrid 2.825 unit, Suzuki XL7 Alpha Hybrid AT 3.870 unit sampai Suzuki all new Ertiga GX Hybrid 2.381 unit.
Meski mobil hybrid pegang peran penting namun sekarang belum ada insentif untuk HEV sebagaimana diberikan buat BEV alias mobil listrik murni.
Padahal pemberian subsidi itu diyakini dapat lebih mendorong penjualan dan minat masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.
Ditambah lagi harga mobil hybrid masih lebih terjangkau, berkisar Rp200 jutaan sampai Rp800 jutaan ke atas.
Mengingat saat ini masih banyak pengguna mobil konvensional di Tanah Air, ada jalan lain disediakan guna membantu menekan emisi CO2.
Melalui pendekatan multipathway sehingga tidak sebatas mengurus kendaraan listrik dan hybrid tapi juga bagaimana mengoptimalkan bahan bakar yang bisa lebih ramah lingkungan.
“Kita improve dengan menggunakan bahan bakar terbarukan seperti etanol serta biodiesel. Terus bisa kami tumbuh kembangkan,” tegas Kukuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
01 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026