Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Menjadi jembatan menuju elektrifikasi murni, mobil hybrid pegang peran penting tarik minat masyarakat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah masih dorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan guna mengejar target NZE (Net Zero Emission) dalam beberapa tahun mendatang. Tentu ada tantangan tersendiri dihadapi.
Jika bicara elektrifikasi sebenarnya tidak sebatas mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) saja. Namun juga teknologi lain seperti hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Beberapa keunggulan ditawarkan ialah performa mumpuni, efisiensi bahan bakar dan emisi yang terbilang lebih rendah dari mobil konvensional. Karena kinerja mesin dibantu motor elektrik.
Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) mengungkapkan alasan pentingnya peran mobil hybrid dalam mendorong elektrifikasi di Tanah Air.
“Kalau kita orientasi NZE perlu. Konsumsi bahan bakar dan dari konsumen juga lebih hemat, impor BBM (bahan bakar minyak) menurun, jadi perlu (mobil hybrid),” ungkap Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo di Jakarta Selatan belum lama ini.
Bahkan jika melihat data buat gambaran, mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid lebih diminati ketimbang versi mesin bensin.
Sepanjang 2023 Toyota berhasil mengantongi 13.544 unit untuk tipe Q Modellista, 6.025 unit tipe G, 3.062 tipe V dan 4.908 unit varian V Modellista.
Lalu juga ada Toyota Yaris Cross Hybrid 2.825 unit, Suzuki XL7 Alpha Hybrid AT 3.870 unit sampai Suzuki all new Ertiga GX Hybrid 2.381 unit.
Meski mobil hybrid pegang peran penting namun sekarang belum ada insentif untuk HEV sebagaimana diberikan buat BEV alias mobil listrik murni.
Padahal pemberian subsidi itu diyakini dapat lebih mendorong penjualan dan minat masyarakat beralih dari kendaraan konvensional.
Ditambah lagi harga mobil hybrid masih lebih terjangkau, berkisar Rp200 jutaan sampai Rp800 jutaan ke atas.
Mengingat saat ini masih banyak pengguna mobil konvensional di Tanah Air, ada jalan lain disediakan guna membantu menekan emisi CO2.
Melalui pendekatan multipathway sehingga tidak sebatas mengurus kendaraan listrik dan hybrid tapi juga bagaimana mengoptimalkan bahan bakar yang bisa lebih ramah lingkungan.
“Kita improve dengan menggunakan bahan bakar terbarukan seperti etanol serta biodiesel. Terus bisa kami tumbuh kembangkan,” tegas Kukuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang