Penyebab Larisnya Mitsubishi L300 Dipasaran

Mitsubishi L300 menjadi model terlaris kedua pada September 2021 setelah Xpander, karena memiliki berbagai keunggulan menarik

Penyebab Larisnya Mitsubishi L300 Dipasaran
Denny Basudewa

TRENOTO – Mitsubishi L300 menjadi unit paling laris kedua setelah Xpander pada penjualan September 2021. Pamornya sebagai kendaraan niaga ringan yang tangguh dan serba bisa menjadi salah satu keunggulannya.

Mitsubishi L300 tercatat sudah menemani para pebisnis selama lebih dari empat dekade lamanya. Diperkenalkan pertama kalinya pada 1981, desain mobil ini tidak mengalami banyak ubahan hingga saat ini.

Hadir sebagai kendaraan niaga ringan, kemampuannya sudah cukup tersohor di kalangan pebisnis. Unit ini hadir dengan mesin diesel yang terkenal tangguh dan mampu menaklukkan berbagai medan jalan.

Mitsubishi L300 dipasangkan mesin diesel 2.5L dengan kode 4D56. Jantung pacu tersebut diyakini mampu menghasilkan daya maksimal sebesar 73 hp pada 4.200 rpm dan torsi puncak 142 Nm pada 2.500 rpm.

Sumber daya kendaraan disandingkan dengan transmisi manual lima percepatan. Dengan muatan penuh sekalipun, L300 masih bisa mengatasi berbagai medan jalan.

Selain itu, keunggulan lainnya adalah kemampuannya dalam membawa barang. Dimensi kendaraan yang cukup besar, membuat Mitsubishi L300 semakin menguntungkan para pemiliknya.

Mitsubishi L300 ditawarkan dalam pilihan dasar maupun pikap. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 4.170 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.845 mm.

Sebagai andalan pebisnis, kendaraan ini memiliki jarak wheelbase 2.200 mm dengan jarak terendah 200 mm.

Bak belakang unit niaga ini memiliki dimensi kargo bed 2.430 mm x 1.600 mm x 360 mm (standar) dan 310 mm (flatbed). Mitsubishi L300 dikatakan mampu memboyong beban hingga 1.26 ton.

Bobot yang mampu ditampung oleh L300 cukup besar di kelasnya. Maka tidak heran jika konsumen lebih menyenangi kendaraan yang tangguh ini.

Photo : Mitsubishi

Sebagai kendaraan niaga, Mitsubishi tidak memberikan unsur kemewahan pada bagian kabin. Namun untuk memberikan kemudahan pengendara, unit sudah disematkan fitur power steering.

Adapun sebagai kendaraan niaga ringan, Mitsubishi L300 juga cukup lincah. Disebutkan radius putarnya hanya 4.4 meter, sehingga memudahkan dalam urusan manuver.

Unsuk menarik yang hingga saat ini masih disandang oleh L300 adalah tuas persneling. Pemindah gigi kendaraan ini bertempat di balik setir layaknya mobil-mobil buatan Amerika Serikat pada jaman dahulu.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memasarkan L300 standar Rp 194 juta, pikap flat bed Rp 194.5 juta dan cab chassis Rp 189.5 juta.


Terkini

mobil
Chery

Kabar Terbaru Akuisisi Pabrik Handal Pondok Ungu Oleh Chery

Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025

mobil
Kia

Strategi Baru Kia untuk Pasar Indonesia

Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air

mobil
Lepas

Lepas E4 Masuk Indonesia Sudah Produksi Lokal Demi Kejar TKDN

Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi

mobil
Destinator

Cara Memaksimalkan Kenyamanan Berkendara Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 29 April 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi

news
Ganjil Genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 29 April 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 29 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini

mobil
BYD

Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan

Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang