Gaikindo Berharap Penjualan Mobil Baru 2026 Tembus 1 Juta Unit
18 Desember 2025, 16:00 WIB
Penjualan VinFast 2023 meleset dari target karena beragam faktor termasuk lambatnya adopsi kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan VinFast 2023 meleset dari target karena hanya mencatatkan angka sebesar 34.855 unit. Padahal di awal tahun lalu mereka optimis dapat melepas sedikitnya 40.000 unit kendaraan di seluruh dunua.
Dilansir dari Autoblog situasi itu disebabkan oleh lambatnya adopsi kendaraan listrik di beberapa wilayah. Persaingan yang ketat dan situasi perekonomian tidak stabil juga menambah tantangan bagi mereka.
Meski demikian dalam tiga bulan terakhir 2023 mereka berhasil mencatatkan peningkatan cukup besar. Sedikitnya ada 13.513 unit berhasil terjual atau naik 35 persen dibandingkan kuartal ketiga.
“Kami melihat peningkatan signifikan dalam pengiriman kendaraan pada kuartal keempat 2023 dibandingkan sebelumnya. Namun adanya pasar yang penuh tantangan, tingkat adopsi kendaraan listrik di wilayah tertentu berjalan lambat menyebabkan penjualan lebih sedikit dari perkiraan,” ungkap Tran Mai Hoa, Deputy CEO of Sales and Marketing VinFast.
VinFast tidak merinci penjualan dari masing-masing pasar tapi 60 persen pengiriman pada kuartal kedua dan ketiga diserahkan pada perusahaan afiliasinya yaitu Green SM.
Tahun ini VinFast akan memperluas pasar mereka ke beberapa negara termasuk Indonesia agar bisa lebih kompetitif di market global. Mereka bahkan telah memastikan diri untuk hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 yang dilangsungkan pada bulan depan.
Perusahaan asal Vietnam tersebut dikabarkan akan membawa membawa VF5 dengan harga cukup terjangkau.
VinFast juga siap membangun fasilitas produksi di Bekasi tahun ini dengan nilai investasi sebesar 18.4 triliun. Diperkirakan pendirian pabrik selesai pada 2026 dan berpotensi membuat harga kendaraan menjadi lebih kompetitif.
Total kapasitas kendaraan yang bisa diproduksi di sana sekitar 50 ribu unit per tahun. Pabrik tersebut nantinya tidak hanya membuat produk untuk pasar domestik tetapi juga keperluan ekspor ke beberapa negara.
Menariknya lagi mereka tidak cuma berencana membuat mobil tapi juga sepeda motor serta baterai Electric Vehicle. Dengan demikian maka ekosistem kendaraan listrik bisa berkembang lebih cepat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 16:00 WIB
17 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
15 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat