Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Penjualan VinFast 2023 meleset dari target karena beragam faktor termasuk lambatnya adopsi kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan VinFast 2023 meleset dari target karena hanya mencatatkan angka sebesar 34.855 unit. Padahal di awal tahun lalu mereka optimis dapat melepas sedikitnya 40.000 unit kendaraan di seluruh dunua.
Dilansir dari Autoblog situasi itu disebabkan oleh lambatnya adopsi kendaraan listrik di beberapa wilayah. Persaingan yang ketat dan situasi perekonomian tidak stabil juga menambah tantangan bagi mereka.
Meski demikian dalam tiga bulan terakhir 2023 mereka berhasil mencatatkan peningkatan cukup besar. Sedikitnya ada 13.513 unit berhasil terjual atau naik 35 persen dibandingkan kuartal ketiga.
“Kami melihat peningkatan signifikan dalam pengiriman kendaraan pada kuartal keempat 2023 dibandingkan sebelumnya. Namun adanya pasar yang penuh tantangan, tingkat adopsi kendaraan listrik di wilayah tertentu berjalan lambat menyebabkan penjualan lebih sedikit dari perkiraan,” ungkap Tran Mai Hoa, Deputy CEO of Sales and Marketing VinFast.
VinFast tidak merinci penjualan dari masing-masing pasar tapi 60 persen pengiriman pada kuartal kedua dan ketiga diserahkan pada perusahaan afiliasinya yaitu Green SM.
Tahun ini VinFast akan memperluas pasar mereka ke beberapa negara termasuk Indonesia agar bisa lebih kompetitif di market global. Mereka bahkan telah memastikan diri untuk hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 yang dilangsungkan pada bulan depan.
Perusahaan asal Vietnam tersebut dikabarkan akan membawa membawa VF5 dengan harga cukup terjangkau.
VinFast juga siap membangun fasilitas produksi di Bekasi tahun ini dengan nilai investasi sebesar 18.4 triliun. Diperkirakan pendirian pabrik selesai pada 2026 dan berpotensi membuat harga kendaraan menjadi lebih kompetitif.
Total kapasitas kendaraan yang bisa diproduksi di sana sekitar 50 ribu unit per tahun. Pabrik tersebut nantinya tidak hanya membuat produk untuk pasar domestik tetapi juga keperluan ekspor ke beberapa negara.
Menariknya lagi mereka tidak cuma berencana membuat mobil tapi juga sepeda motor serta baterai Electric Vehicle. Dengan demikian maka ekosistem kendaraan listrik bisa berkembang lebih cepat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia