10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil secara retail September 2021 mengalami penurunan tipis karena relaksasi yang kerap berubah-ubah besarannya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Penjualan mobil (retail sales) September 2021 mengalami penurunan tipis karena PPnBM. Berdasarkan data Gaikindo, penurunan penjualan dari dealer ke konsumen (retail sales) sebesar 4.1 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Tercatat bahwa pada September 2021, penjualan mobil secara retail sebanyak 72.648 unit. Sebelumnya penjualan mobil mampu mencatat angkan 75.819 unit.
Medio Januari hingga September 2021, Gaikindo mencatat penjualan mobil baru di Tanah Air telah mencapai 600.344 unit.
Sementara penjualan mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) mengalami kenaikan tipis. Dituliskan bahwa penjualan wholesales September 2021 mencapai 84.113 dari bulan sebelumnya 83.319 unit.
Secara total penjualan mobil baru dari pabrik ke dealer telah mencapai 627.537 unit periode Januari – September 2021.
Penjualan mobil baru secara retail pada September 2021 yang mengalami penurunan tipis diduga karena relaksasi PPnBM yang terus mengalami revisi. Sejatinya pada September 2021, konsumen hanya mendapat potongan 25 persn.
Namun pada pertengahan bulan, pemerintah kembali mengumumkan kembalinya potongan sebesar 100 persen. Hal ini dikatakan sebagai salah satu penyebab terjadinya koreksi angka penjualan mobil baru secara retail (dari dealer ke konsumen).
Hal tersebut membuat harga mobil baru kembali turun karena pajaknya ditanggung pemerintah. Sekadar informasi, relaksasi PPnBM 100 persen berlaku hingga Desember 2021.
Konsumen yang terlanjur membeli unit mobil baru, maka akan ada pengembalian dana.
PPnBM sendiri hanya berlaku untuk beberapa model yang sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Dikatakan bahwa mobil yang diproduksi di dalam negeri dan mengandung komponen lokal tinggi saja yang bisa ikut serta program ini.
Toyota masih menjadi brand dengan penjualan retail maupun wholesales tertinggi di Indonesia. Brand asal Jepang tersebut meraih market share sebesar 32.9 persen (retail) dan 33.1 (wholesales).
Posisi kedua masih dihuni kompatriotnya yakni Daihatsu dengan market share 17.3 persen (retail) dan 18.5 persen (wholesales). Di bawahnya ada Mitsubishi dengan raihan 12.4 persen (retail) dan 12.4 persen (wholesales).
Berikut 10 merek mobil dengan penjualan retail terbanyak September 2021
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air