Gaikindo Tegaskan Indonesia Mampu Suplai Pikap, Asal Diberi Waktu
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Penjualan mobil secara retail September 2021 mengalami penurunan tipis karena relaksasi yang kerap berubah-ubah besarannya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Penjualan mobil (retail sales) September 2021 mengalami penurunan tipis karena PPnBM. Berdasarkan data Gaikindo, penurunan penjualan dari dealer ke konsumen (retail sales) sebesar 4.1 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Tercatat bahwa pada September 2021, penjualan mobil secara retail sebanyak 72.648 unit. Sebelumnya penjualan mobil mampu mencatat angkan 75.819 unit.
Medio Januari hingga September 2021, Gaikindo mencatat penjualan mobil baru di Tanah Air telah mencapai 600.344 unit.
Sementara penjualan mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) mengalami kenaikan tipis. Dituliskan bahwa penjualan wholesales September 2021 mencapai 84.113 dari bulan sebelumnya 83.319 unit.
Secara total penjualan mobil baru dari pabrik ke dealer telah mencapai 627.537 unit periode Januari – September 2021.
Penjualan mobil baru secara retail pada September 2021 yang mengalami penurunan tipis diduga karena relaksasi PPnBM yang terus mengalami revisi. Sejatinya pada September 2021, konsumen hanya mendapat potongan 25 persn.
Namun pada pertengahan bulan, pemerintah kembali mengumumkan kembalinya potongan sebesar 100 persen. Hal ini dikatakan sebagai salah satu penyebab terjadinya koreksi angka penjualan mobil baru secara retail (dari dealer ke konsumen).
Hal tersebut membuat harga mobil baru kembali turun karena pajaknya ditanggung pemerintah. Sekadar informasi, relaksasi PPnBM 100 persen berlaku hingga Desember 2021.
Konsumen yang terlanjur membeli unit mobil baru, maka akan ada pengembalian dana.
PPnBM sendiri hanya berlaku untuk beberapa model yang sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Dikatakan bahwa mobil yang diproduksi di dalam negeri dan mengandung komponen lokal tinggi saja yang bisa ikut serta program ini.
Toyota masih menjadi brand dengan penjualan retail maupun wholesales tertinggi di Indonesia. Brand asal Jepang tersebut meraih market share sebesar 32.9 persen (retail) dan 33.1 (wholesales).
Posisi kedua masih dihuni kompatriotnya yakni Daihatsu dengan market share 17.3 persen (retail) dan 18.5 persen (wholesales). Di bawahnya ada Mitsubishi dengan raihan 12.4 persen (retail) dan 12.4 persen (wholesales).
Berikut 10 merek mobil dengan penjualan retail terbanyak September 2021
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
25 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik