Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Menurut Gaikindo ada sejumlah faktor membuat penjualan mobil lesu, salah satunya adalah pelemahan rupiah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) tidak memungkiri kalau penjualan mobil di Indonesia belum berjalan maksimal. Bahkan bisa dibilang masih terlalu jauh dari harapan.
Jika melihat data sejak Januari sampai Juli 2024 total penjualan mobil Wholesales atau dari pabrik ke diler tercatat 484.236 unit. Jumlah tersebut terkoreksi 17,5 persen bila dibandingkan periode yang sama di 2023 sebesar 586.931 unit.
Lalu penjualan retail turut melorot hanya 508.050 unit pada tujuh bulan pertama 2024. Turun 12,2 persen dibandingkan dengan 578.891 unit di Januari hingga Juli 2023.
Berangkat dari data di atas, Gaikindo menyebut ada beberapa faktor yang membuat penjualan mobil di Tanah Air kurang bergairah.
“Nilai tukar rupiah lagi jeblok sampai tembus Rp 16 ribuan (di Juli 2024). Baru minggu lalu di angka Rp 15 ribuan dan relatif masih tinggi,” ucap Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo kepada KatadataOTO (12/08).
Kemudian masih ada sejumlah batu sandungan menghadang industri otomotif utamanya kendaraan roda empat. Seperti isu ekonomi global yang belum membaik.
“Menurut hasil kajian kemarin dilakukan kenaikan pendapatan sebagian masyarakat kita dalam hal ini menengah hanya tiga persen. Sementara harga mobil naik lebih dari itu,” Kukuh menambahkan.
Ia pun menilai sederet faktor di atas cukup mengganggu penjualan mobil di Indonesia. Apalagi di semester satu terdapat banyak halangan.
Kukuh mencontohkan seperti di Januari 2024 pasar kendaraan roda empat tergerus akibat pengetatan kredit. Lalu Februari digelar Pemilu atau pemilihan Presiden.
Selanjutnya pada Maret 2024 terdapat bulan Ramadan 2024 serta April ada Lebaran Idul Fitri. Sehingga masyarakat menahan daya beli.
Meski begitu Kukuh mengatakan kalau penjualan mobil sejak dua bulan belakangan mulai membaik. Pelan-pelan bisa merangkak naik.
“Baru ada perbaikan di Juni sampai Juli 2024. Mudah-mudahan Agustus semakin membaik lagi,” tegas kukuh.
Memang jika dilihat dalam dua bulan terdapat kenaikan sekitar 1.224 unit. Di juli secara Wholesales mencapai 72.936 unit.
Sementara di Juni 2024 terdapat 74.160 unit. Berarti penjualan mobil di Indonesia ada peningkatan sekitar 1,6 persen.
Walau kecil kenaikannya, skekretaris Umum Gaikindo ini pun percaya diri penjualan mobil di Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan beberapa bulan ke depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini