Changan Bakal Dirikan 20 Diler, Manfaatkan Jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut data Gaikindo, penjualan mobil baru sepanjang Mei 2025 secara ritel mengalami kenaikan 7 persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar baik datang dari penjualan mobil baru di Indonesia. Kinerjanya mulai menunjukan hasil positif sepanjang Mei 2025.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterima KatadataOTO, pada bulan lalu distribusi kendaraan roda empat dari pabrik ke diler (wholesale) berada di 60.613 unit.
Pencapaian di atas bertumbuh 18,4 persen dibandingkan April 2025. Sebab satu bulan sebelumnya terhenti di 51.205 unit.
Kenaikan juga turut terjadi pada penjualan mobil baru dari diler ke konsumen (ritel). Sepanjang Mei 2025 ada 61.339 unit.
Bila dihitung-hitung penjualan mengalami pertumbuhan sampai 7,6 persen dari April 2025 yang hanya menorehkan 77.031 unit.
Meski begitu jika dibandingkan dengan Mei 2024, wholesales kendaraan roda empat anyar bulan lalu susut 15,1 persen.
“Belum seperti yang diharapkan,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (10/05).
Menurut catatan milik Gaikindo pada periode yang sama tahun lalu, mampu berada di level 71.391 unit
Tren negatif penjualan mobil baru secara ritel juga terus berlanjut. Di Mei 2025 kembali amblas 15,1 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di 72.246 kendaraan roda empat.
Sementara secara kumulatif, sepanjang Januari-Mei 2025 total wholesales tercatat sebanyak 316.981 kendaraan roda empat.
Turun 5,5 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Pada 2024 mampu membukukan 335.405 mobil.
Tak berhenti sampai di situ, penjualan mobil baru secara ritel turut melambat 9,2 persen dari sebelumnya 362.163 unit menjadi 328.852 unit.
Sejumlah faktor pun digadang-gadang membuat penjualan mobil baru tak kunjung bergairah pada lima bulan awal 2025.
Misal daya beli masyarakat yang kian melemah. Membuat banyak orang menunda membeli kendaraan roda empat anyar.
Selain itu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air yang tidak stabil juga dinilai membuat industri otomotif belum sanggup bangkit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 15:00 WIB
29 Januari 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 17:00 WIB
28 Januari 2026, 15:00 WIB
28 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional
31 Januari 2026, 07:00 WIB
Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong
30 Januari 2026, 19:00 WIB
Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026
30 Januari 2026, 18:00 WIB
Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan