Penjualan LCGC Bisa Naik Lagi Asal Para APM Pakai Strategi Ini

Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026

Penjualan LCGC Bisa Naik Lagi Asal Para APM Pakai Strategi Ini
Satrio Adhy

KatadataOTO – Kinerja pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) kurang maksimal pada 2025. Bahkan sampai terkoreksi cukup dalam.

Situasi di atas membuat para pabrikan seperti Toyota, Daihatsu sampai Honda harus gigit jari sepanjang tahun lalu.

“Banjirnya EV murah impor dengan insentif penuh menjadi penyebab utama, karena harganya bisa menyentuh Rp 200 juta sampai Rp 250 juta, hampir menyamai LCGC,” ungkap Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO, Rabu (04/02).

Lebih jauh Yannes menjabarkan, turunnya minat mobil LCGC di 2025 karena daya beli masyarakat yang melemah.

5 Mobil LCGC Terlaris di Oktober 2025: Calya Tetap Memimpin
Photo: Daihatsu

Selain itu, bunga kredit yang tinggi turut membuat segmen kendaraan roda empat entry-level ini tertekan pada 2025.

Berangkat dari fakta di atas, ada beberapa siasat yang bisa dilakukan para pabrikan, agar peminat Toyota Calya, Daihatsu Sigra maupun Honda Brio Satya meningkat.

“Untuk merebut kembali pasar di 2026, produsen LCGC harus menghadirkan varian hybrid dengan harga tetap di bawah Rp 250 juta,” Yannes menuturkan.

Agar lebih ideal, Toyota sampai Daihatsu juga bisa menghadirkan beragam produk dengan banderol antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.

Tidak ketinggalan memberikan penyegaran desain maupun fitur. Kemudian mengoptimalkan produksi lokal demi menurunkan biaya harus dikeluarkan.

“Mengingat model bisnis banting harga secara agresif sulit dilakukan, sehingga para APM perlu segera mencari segmen (konsumen) baru,” tegas Yannes.

Yannes mengutarakan, produsen kendaraan roda empat bisa menawarkan mobil LCGC untuk konsumen di segmen fleet atau perusahaan.

Selanjutnya turut menyasar first car buyer di pedesaan, mengingat Indonesia memiliki wilayah yang luas. Jadi dapat memaksimalkan pemasaran ke berbagai daerah.

Dengan begitu, strategi di atas dinilai lebih realistis demi mendongkrak penjualan mobil LCGC pada 2026. Lalu agar dapat bersaing bersama EV entry level.

Harga LCGC
Photo: KatadataOTO

Sebagai informasi, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) mobil LCGC di periode Januari sampai Desember 2025 hanya 122.686 unit.

Jumlah di atas terkoreksi cukup dalam jika dibandingkan dengan perolehan di 2024. Dua tahun lalu, pasar kendaraan roda empat LCGC berhasil mencatat angka wholesales sebesar 176.766 unit.

Berarti ada penurunan sekitar 54.083 unit atau mencapai 30,6 persen antara total 2024 serta 2025.


Terkini

motor
Harga Motor Matic Murah

Harga Motor Matic Murah September 2026, Nex dan Address Naik

Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026

otosport
Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Sisa Dua Bangku Kosong

Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027

mobil
GIIAS Semarang 2026

GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket

Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket

mobil
BMW

Penjualan Merek Mobil Mewah Agustus 2026: BMW dan Lexus Sumringah

Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil

Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi

mobil
Test Drive GWM Tank 300 Diesel, Tak Sulit Libas Jalur Offroad

Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026

Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air