Penjelasan BYD soal Pergantian Nama Diler Denza
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Penjualan BYD makin laris di China dan meninggalkan Tesla yang harus puas dengan duduk di posisi kelima
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – China Passenger Car Association (CPCA) mengungkap bahwa penjualan New Energy Vehicle sepanjang Oktober 2024 mencapai angka yang cukup besar. Tercatat sedikitnya ada 1,4 juta unit kendaraan berhasil terjual di negara tersebut
Perlu diketahui bahwa New Energy Vehicle memayungi seluruh kendaraan ramah lingkungan khususnya PHEV dan mobil listrik. Dari data yang disampaikan pun diketahui bahwa BYD mendominasi pasar.
Dilansir dari CarNewsChina, BYD menjadi pabrikan paling laris dengan menguasai 35,7 persen penjualan New Energy Vehicle atau 500.526 unit. Jika dihitung lebih rinci maka 1 dari 2,8 NEV yang terjual di China merupakan buatan BYD.
Posisi kedua diisi Geely yang harus puas dengan penjualan sebesar 108.722 unit. Sedangkan peringkat ketiga ada SAIC-GM-Wuling setelah melepas 96.172 unit.
Duduk di peringkat keempat ada Changan sebesar 85.272 unit. Sementara Tesla menjadi penutup lima besar karena hanya menjual 68.280 unit.
Besarnya penjualan BYD sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena bahkan di beberapa negara pun pemintaannya cukup besar. Indonesia misalnya, pemintaan terhadap model tersebut terbilang tinggi meski baru beroperasi beberapa bulan.
Berdasarkan data Gaikindo, Whole Sales BYD di Juni hingga September 2024 sudah mencapai 8.536 unit. Angka itu setara 1,3 persen dari total penjualan dari pabrik ke diler secara nasional.
Adapun penjualan tertinggi dicatatkan pada Agustus 2024.
Sementara untuk Retail Sales BYD baru dilakukan pada Juli hingga September 2024. Total mobil yang berhasil terjual di pelanggan adalah 6.224 unit atau menguasai 0,9 persen dari total pasar nasional.
Dari jumlah itu, Agustus menjadi bulan tersibuk karena pabrikan asal China tersebut mengirim 2.389 unit ke pelanggan.
BYD pun juga dikabarkan siap membangun pabrik di Indonesia pada akhir 2025. Dengan ini maka diharapkan harga kendaraan bisa lebih terjangkau di masa depan.
Terlebih beberapa pabrik baterai kendaraan listrik sudah mulai dibangun sehingga bukan tidak mungkin hasil produksinya bisa digunakan untuk kebutuhan pasar domestik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol