Penjualan BYD Makin Laris di Luar Cina, Indonesia Berkontribusi

Penjualan BYD di luar CIna dinilai memiliki potensi besar dan Indonesia dinilai bisa memberi dampak besar

Penjualan BYD Makin Laris di Luar Cina, Indonesia Berkontribusi
  • Oleh Adi Hidayat

  • Senin, 08 September 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – BYD berpotensi melepas 1 juta mobil di luar Cina pada 2025. Angka ini memungkinkan perusahaan menantang pabrikan mobil Cina lain seperti SAIC dan Chery yang sudah lebih dulu mengincar pasar asing.

Sejak 2022, penjualan BYD di luar Cina sudah berkembang cukup besar. Pada 2024 mereka berhasil menjual 417.204 mobil di luar Cina.

Kemudian pada semester 1 2025, jumlahnya meningkat signifikan. Pasalnya pabrikan berhasil melepas 472.000 unit dan berpotensi bisa mencapai 1 juta unit di akhir tahun nanti.

Meski demikian Li Yunfei, General Manager Brand and PR BYD mengungkap bahwa pihaknya hanya menargetkan untuk melepas jumlah serupa di semester kedua 2025. Sehingga total mobil yang dijual di luar Cina adalah sebesar 944.000 unit.

Kelebihan Kapal BYD Zhengzhou yang Berlabuh di Tanjung Priok
Photo : BYD

Saat ini BYD telah menjual mobilnya ke 100 pasar internasional di seluruh dunia. Mereka juga sudah mengoperasikan pabrik di luar Cina yaitu di Uzbekistan dan Thailand.

Pabrikan juga tengah membangun beberapa fasilitas produksi di Turki, Hongaria, Brazil dan negara-negara lain untuk mengatasi tarif tambahan yang diterapkan negara-negara barat.

Sebagai contoh, bulan lalu BYD mengirimkan lebih dari 900 unit mobil listrik Dolphin buatan Thailand ke Jerman, Belgia dan Inggris. Pabrik-pabrik di luar Cina memungkinkan pabrikan lebih fleksibel sekaligus memperkuat kehadirannya di luar negeri.

Bukukan Banyak Keuntungan

BYD sadar bahwa penjualan kendaraan di luar Cina merupakan sumber pendapatan yang sangat besar. Dilansir dari Car News China, mereka bisa meraih laba USD 5.000 per unit untuk kendaraan yang dijual di Eropa.

Tak hanya itu, ekspor juga menjadi penyelamat BYD karena adanya perlambatan pertumbuhan di pasar Cina. Meski demikian, penjualan mereka dinilai masih tetap positif.

Dalam tujuh bulan pertama di 2025, BYD sudah menjual 2.458.914 kendaraan penumpang secara global. Jumlah ini naik 26,2 persen dibanding periode serupa tahun lalu.

Mobil BYD Rakitan Thailand Mulai Diekspor, Tak Kena Tarif Impor UE
Photo : BYD

Sementara itu di Indonesia BYD juga berhasil mencatatkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Juli 2025, mereka telah melepas 22.600 unit mobil listrik (termasuk Denza).

Angka ini dipercaya bakal terus meningkat mengingat mereka memiliki model baru yaitu BYD Atto 1. Mobil listrik tersebut diyakini bakal menjadi salah satu tulang punggung penjualan di masa depan.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang