Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan BYD di luar CIna dinilai memiliki potensi besar dan Indonesia dinilai bisa memberi dampak besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD berpotensi melepas 1 juta mobil di luar Cina pada 2025. Angka ini memungkinkan perusahaan menantang pabrikan mobil Cina lain seperti SAIC dan Chery yang sudah lebih dulu mengincar pasar asing.
Sejak 2022, penjualan BYD di luar Cina sudah berkembang cukup besar. Pada 2024 mereka berhasil menjual 417.204 mobil di luar Cina.
Kemudian pada semester 1 2025, jumlahnya meningkat signifikan. Pasalnya pabrikan berhasil melepas 472.000 unit dan berpotensi bisa mencapai 1 juta unit di akhir tahun nanti.
Meski demikian Li Yunfei, General Manager Brand and PR BYD mengungkap bahwa pihaknya hanya menargetkan untuk melepas jumlah serupa di semester kedua 2025. Sehingga total mobil yang dijual di luar Cina adalah sebesar 944.000 unit.
Saat ini BYD telah menjual mobilnya ke 100 pasar internasional di seluruh dunia. Mereka juga sudah mengoperasikan pabrik di luar Cina yaitu di Uzbekistan dan Thailand.
Pabrikan juga tengah membangun beberapa fasilitas produksi di Turki, Hongaria, Brazil dan negara-negara lain untuk mengatasi tarif tambahan yang diterapkan negara-negara barat.
Sebagai contoh, bulan lalu BYD mengirimkan lebih dari 900 unit mobil listrik Dolphin buatan Thailand ke Jerman, Belgia dan Inggris. Pabrik-pabrik di luar Cina memungkinkan pabrikan lebih fleksibel sekaligus memperkuat kehadirannya di luar negeri.
BYD sadar bahwa penjualan kendaraan di luar Cina merupakan sumber pendapatan yang sangat besar. Dilansir dari Car News China, mereka bisa meraih laba USD 5.000 per unit untuk kendaraan yang dijual di Eropa.
Tak hanya itu, ekspor juga menjadi penyelamat BYD karena adanya perlambatan pertumbuhan di pasar Cina. Meski demikian, penjualan mereka dinilai masih tetap positif.
Dalam tujuh bulan pertama di 2025, BYD sudah menjual 2.458.914 kendaraan penumpang secara global. Jumlah ini naik 26,2 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Sementara itu di Indonesia BYD juga berhasil mencatatkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Juli 2025, mereka telah melepas 22.600 unit mobil listrik (termasuk Denza).
Angka ini dipercaya bakal terus meningkat mengingat mereka memiliki model baru yaitu BYD Atto 1. Mobil listrik tersebut diyakini bakal menjadi salah satu tulang punggung penjualan di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia