BYD Genjot Ekspor Mobil Listrik, Pesan 10 Kapal Pengangkut Lagi
15 September 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD di luar CIna dinilai memiliki potensi besar dan Indonesia dinilai bisa memberi dampak besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – BYD berpotensi melepas 1 juta mobil di luar Cina pada 2025. Angka ini memungkinkan perusahaan menantang pabrikan mobil Cina lain seperti SAIC dan Chery yang sudah lebih dulu mengincar pasar asing.
Sejak 2022, penjualan BYD di luar Cina sudah berkembang cukup besar. Pada 2024 mereka berhasil menjual 417.204 mobil di luar Cina.
Kemudian pada semester 1 2025, jumlahnya meningkat signifikan. Pasalnya pabrikan berhasil melepas 472.000 unit dan berpotensi bisa mencapai 1 juta unit di akhir tahun nanti.
Meski demikian Li Yunfei, General Manager Brand and PR BYD mengungkap bahwa pihaknya hanya menargetkan untuk melepas jumlah serupa di semester kedua 2025. Sehingga total mobil yang dijual di luar Cina adalah sebesar 944.000 unit.
Saat ini BYD telah menjual mobilnya ke 100 pasar internasional di seluruh dunia. Mereka juga sudah mengoperasikan pabrik di luar Cina yaitu di Uzbekistan dan Thailand.
Pabrikan juga tengah membangun beberapa fasilitas produksi di Turki, Hongaria, Brazil dan negara-negara lain untuk mengatasi tarif tambahan yang diterapkan negara-negara barat.
Sebagai contoh, bulan lalu BYD mengirimkan lebih dari 900 unit mobil listrik Dolphin buatan Thailand ke Jerman, Belgia dan Inggris. Pabrik-pabrik di luar Cina memungkinkan pabrikan lebih fleksibel sekaligus memperkuat kehadirannya di luar negeri.
BYD sadar bahwa penjualan kendaraan di luar Cina merupakan sumber pendapatan yang sangat besar. Dilansir dari Car News China, mereka bisa meraih laba USD 5.000 per unit untuk kendaraan yang dijual di Eropa.
Tak hanya itu, ekspor juga menjadi penyelamat BYD karena adanya perlambatan pertumbuhan di pasar Cina. Meski demikian, penjualan mereka dinilai masih tetap positif.
Dalam tujuh bulan pertama di 2025, BYD sudah menjual 2.458.914 kendaraan penumpang secara global. Jumlah ini naik 26,2 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Sementara itu di Indonesia BYD juga berhasil mencatatkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Juli 2025, mereka telah melepas 22.600 unit mobil listrik (termasuk Denza).
Angka ini dipercaya bakal terus meningkat mengingat mereka memiliki model baru yaitu BYD Atto 1. Mobil listrik tersebut diyakini bakal menjadi salah satu tulang punggung penjualan di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 09:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
Terkini
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi