Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD global sepanjang 2024 berhasil naik 41 persen bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski secara umum industri otomotif mengalami tekanan namun BYD masih meraih hasil positif. Hal ini terlihat pada total penjualan kendaraan mereka di sepanjang 2024.
Pada Desember 2024, penjualan BYD mencatatkan angka sebesar 514.809 unit New Energy Vehicle (NEV). Berkat ini maka sepanjang tahun perusahaan berhasil melepas sedikitnya 4.272.145 unit atau naik 41,3 persen dibanding 2023 yang cuma 3 juta unit.
Dilansir dari CarNewsChina, mobil PHEV menjadi jenis kendaraan yang paling banyak diminati masyarakat dunia. Sedikitnya 2.485.378 unit berhasil dikirim atau menguasai 58,5 persen dari total penjualan BYD di 2024.
Jumlah itu juga naik 72,8 persen dari 2023 yang cuma terjual 1,4 juta.
Sementara untuk mobil listrik, BYD melepas 1.764.992 unit atau sekitar 41,5 persen dari total penjualan di 2024. Angka tersebut meningkat 12 persen dibanding sebelumnya 1,6 juta unit di 2024.
Perlu diketahui bahwa angka itu merupakan gabungan penjualan antara kendaraan penumpang dan komersial. Di Desember 2024, perusahaan melepas 509.440 passenger car atau naik 49,8 persen dari periode serupa di tahun sebelumnya.
Berkat ini maka total mobil penumpang yang terjual sepanjang 2024 adalah 4.250.370 unit.
Sedangkan permintaan kendaraan komersial di Desember 2024 mencapai 5.369 unit atau naik 520 persen dari periode serupa 2023. Dengan ini maka total commercial vehicle di sepanjang tahun adalah 21.775 unit.
Kemudian jumlah ekspor BYD asal China di Desember 2024 juga meningkat 58 persen menjadi 57.154 unit. Sepanjang tahun perusahaan mencatatkan angka sebanyak 417.204 unit atau naik 71,9 persen dari 2023.
Tidak disampaikan berapa jumlah impor kendaraan ke masing-masing negara. Namun berdasarkan data Gaikindo, unit yang masuk ke Indonesia periode Juni hingga November 2024 adalah sebesar 16.314 unit.
Catatan positif lain adalah BYD menjadi pemasok baterai terbesar kedua di China. Mereka mengirimkan komponen tersebut ke beberapa perusahaan seperti Tesla, Nio dan Toyota.
Total daya baterai yang telah mereka pasang sepanjang 2024 adalah 194,7 GWh, naik 29 persen dari 2023.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026