First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BAIC adalah salah satu merek Tiongkok yang masuk pasar Indonesia tanpa membawa mobil listrik. Mereka memilih untuk jual Sport Utility Vehicle (SUV) bermesin bensin dan hybrid.
Dalam upaya menggenjot penjualan, BAIC sempat menghadirkan penyegaran dari SUV kompak mereka yaitu X55-II.
Di 2024, model ini hanya terjual 70 unit. Dengan kehadiran varian teranyar dan BJ30 Hybrid, BAIC menargetkan jual 50-60 unit per bulan di 2025.
Namun setelah diberikan penyegaran pada Mei 2025, performa penjualan X55-II masih tetap stagnan dan tidak naik signifikan.
Mengacu pada data Gaikindo, per November SUV ringkas X55-II hanya didistribusikan sebanyak tiga unit dari pabrik ke diler (wholesales).
Sementara jika dilihat secara kumulatif periode Januari-November 2025, total wholesales X55-II adalah 72 unit.
Ini berbanding terbalik dari produk SUV offroad mereka, BAIC BJ40 Plus. Tahun ini wholesales BJ40 Plus tembus 436 unit. Sementara BJ30 tercatat menyumbangkan 113 unit.
Minat konsumen terhadap model SUV boxy memang cukup terlihat tahun ini. Hasilnya banyak manufaktur berlomba menghadirkan produk anyar dengan variasi spesifikasi mulai dari mesin bensin, diesel sampai Battery Electric Vehicle (BEV).
Sementara segmen SUV kompak sudah cukup ramai oleh produk Tiongkok lain. Hal ini berpeluang jadi alasan redupnya performa penjualan X55-II di dalam negeri.
X55-II sebagai SUV kompak bermesin bensin punya banyak pesaing. Dari pabrikan Cina ada Chery C5.
Selain itu masih ada Hyundai Creta sampai Honda HR-V. Bermodal nama besar, deretan produk tersebut lebih familiar bagi masyarakat.
Sementara SUV boxy offroad jadi opsi menarik karena menunjukkan tren positif terkhusus di 2025. Sehingga BJ40 Plus dan BJ30 memiliki daya tarik tersendiri ketimbang SUV kompak.
Terlepas dari rendahnya penjualan X55-II, BAIC dikabarkan bakal kembali memboyong model SUV berukuran kompak dengan tenaga listrik dari sub merek Arcfox.
Patut ditunggu strategi BAIC dalam memasarkan Arcfox T1, apalagi di tengah ketatnya persaingan mobil listrik antara merek Tiongkok.
Selengkapnya, berikut kami rangkum data wholesales BAIC di November 2025. Angka diolah dari data Gaikindo dan merupakan distribusi dari pabrik ke diler, bukan retail (dari diler ke konsumen).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Juli 2026, 14:14 WIB
06 Maret 2026, 16:00 WIB
Terkini
13 Oktober 2026, 17:05 WIB
Kasus patah as roda Chery Omoda 5 di Malaysia belum lama ini terus menuai sorotan banyak pihak di Indonesia
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Para pembalap MotoGP diwajibkan mengikuti kegiatan Hero Walk minimal 10 menit untuk bertemu dengan penggemar
13 Oktober 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa opsi motor matic 150 cc bisa dipilih, mulai dengan harga murah hingga yang paling mahal
13 Oktober 2026, 07:00 WIB
Peraih Best Kustom Bike Show di Kustomfest 2026 menggunakan Honda CB150R dengan gaya Neo Boardtracker
12 Oktober 2026, 23:00 WIB
Pengguna Chery Omoda 5 diminta untuk mendatangi bengkel resmi untuk melakukan pemeriksaan pada as roda
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
Marc Marquez menuturkan ada beberapa faktor yang membuat dia tidak berdaya melawan Martin dan Bezzecchi
12 Oktober 2026, 21:50 WIB
Inspeksi kendaraan merupakan hal krusial yang perlu jadi perhatian perusahaan sebelum melepas unitnya
12 Oktober 2026, 11:07 WIB
Di tengah hingar bingar ramainya ajang MotoGP Mandalika 2026, ternyata ada dua pembalap Indonesia naik podium