BAIC Siapkan Pesaing BYD Atto 1 dan Dolphin di Indonesia
06 Maret 2026, 16:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BAIC adalah salah satu merek Tiongkok yang masuk pasar Indonesia tanpa membawa mobil listrik. Mereka memilih untuk jual Sport Utility Vehicle (SUV) bermesin bensin dan hybrid.
Dalam upaya menggenjot penjualan, BAIC sempat menghadirkan penyegaran dari SUV kompak mereka yaitu X55-II.
Di 2024, model ini hanya terjual 70 unit. Dengan kehadiran varian teranyar dan BJ30 Hybrid, BAIC menargetkan jual 50-60 unit per bulan di 2025.
Namun setelah diberikan penyegaran pada Mei 2025, performa penjualan X55-II masih tetap stagnan dan tidak naik signifikan.
Mengacu pada data Gaikindo, per November SUV ringkas X55-II hanya didistribusikan sebanyak tiga unit dari pabrik ke diler (wholesales).
Sementara jika dilihat secara kumulatif periode Januari-November 2025, total wholesales X55-II adalah 72 unit.
Ini berbanding terbalik dari produk SUV offroad mereka, BAIC BJ40 Plus. Tahun ini wholesales BJ40 Plus tembus 436 unit. Sementara BJ30 tercatat menyumbangkan 113 unit.
Minat konsumen terhadap model SUV boxy memang cukup terlihat tahun ini. Hasilnya banyak manufaktur berlomba menghadirkan produk anyar dengan variasi spesifikasi mulai dari mesin bensin, diesel sampai Battery Electric Vehicle (BEV).
Sementara segmen SUV kompak sudah cukup ramai oleh produk Tiongkok lain. Hal ini berpeluang jadi alasan redupnya performa penjualan X55-II di dalam negeri.
X55-II sebagai SUV kompak bermesin bensin punya banyak pesaing. Dari pabrikan Cina ada Chery C5.
Selain itu masih ada Hyundai Creta sampai Honda HR-V. Bermodal nama besar, deretan produk tersebut lebih familiar bagi masyarakat.
Sementara SUV boxy offroad jadi opsi menarik karena menunjukkan tren positif terkhusus di 2025. Sehingga BJ40 Plus dan BJ30 memiliki daya tarik tersendiri ketimbang SUV kompak.
Terlepas dari rendahnya penjualan X55-II, BAIC dikabarkan bakal kembali memboyong model SUV berukuran kompak dengan tenaga listrik dari sub merek Arcfox.
Patut ditunggu strategi BAIC dalam memasarkan Arcfox T1, apalagi di tengah ketatnya persaingan mobil listrik antara merek Tiongkok.
Selengkapnya, berikut kami rangkum data wholesales BAIC di November 2025. Angka diolah dari data Gaikindo dan merupakan distribusi dari pabrik ke diler, bukan retail (dari diler ke konsumen).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 16:00 WIB
09 Februari 2026, 21:00 WIB
06 Februari 2026, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 11:00 WIB
23 November 2025, 19:56 WIB
Terkini
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota
11 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)