Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Mobil listrik Stelato S9T berpotensi jadi station wagon EV pertama di Indonesia, ini desain dan spesifikasinya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pilihan mobil listrik di Indonesia tampaknya akan semakin beragam di 2026. Belum lama ini Stelato S9T terdaftar di laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Stelato S9T merupakan station wagon bertenaga listrik yang merupakan hasil kerja sama antara Huawei dan BAIC.
Di negara asalnya, Stelato S9T debut pada September 2025 dengan harga mulai dari 309.800 yuan. Angka ini setara Rp 731,2 jutaan apabila dikonversi ke dalam kurs rupiah.
Di Indonesia, belum ada manufaktur menawarkan mobil listrik station wagon. Stelato S9T berpeluang jadi model yang pertama di dalam negeri.
Model ini terdaftar dengan nomor permohonan Desain Industri A00202406760 oleh Huawei Technologies Co., Ltd, berlokasi di Guangdong, Cina.
Stelato S9T memiliki ukuran cukup panjang. Dimensi P x L x T-nya adalah 5.160 mm x 2.005 mm x 1.492 mm dengan jarak sumbu roda 3.050 mm.
Station wagon ini disebut menawarkan sejumlah keunggulan buat para penggunanya. Bangku baris belakang bisa dilipat rata dengan lantai kabin, memberikan ruang ekstra untuk barang muatan maupun kebutuhan camping.
Atapnya juga mampu menopang bobot ekstra sampai 50 kilogram di atas roof rack. Tidak ketinggalan frunk alias front trunk khas mobil listrik pada Stelato S9T, berikan ruang tambahan berkapasitas 38 liter.
Di negara asalnya, Stelato S9T ditawarkan dalam opsi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).
Tipe EREV pakai baterai 37 kWh atau 53,4 kWh. Dipadukan mesin bensin, Stelato S9T suguhkan daya jelajah komprehensif 1.305 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Sedangkan varian listrik murni dari Stelato S9T pakai baterai lebih besar berkapasitas 100 kWh. Daya jelajahnya diklaim 801 kilometer dalam sekali pengisian daya, berdasarkan metode pengecasan CLTC.
Interiornya mewah dan memiliki karakter layaknya mobil listrik Tiongkok keluaran terkini. Tidak banyak tombol fisik, lalu kabin didominasi warna coklat terang.
Sistem keselamatannya didukung oleh LiDAR, radar, 11 kamera, 12 radar ultrasonik serta empat mikrofon untuk membantu pengemudi saat berkendara.
Jika hadir di Indonesia, Stelato S9T belum memiliki pesaing. Tetapi jadi pendatang menarik di tengah sengitnya persaingan mobil listrik Cina.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian
24 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi untuk membantu masyarakat mengurus dokumen berkendara sebelum akhir pekan
24 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum memperpanjang SIM di layanan SIM keliling Jakarta
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia