Hyundai Staria Electric Meluncur, Berpeluang Masuk Indonesia
13 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemkot New York tuntut Hyundai dan Kia buntut tingginya tingkat pencurian mobil terkait merek tersebut
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah jadi topik perbincangan hangat karena tren pembobolan di TikTok, Hyundai dan Kia kembali dituntut kali ini oleh pemerintah kota (Pemkot) New York. Kasusnya masih sama karena tingginya tingkat pencurian mobil merek tersebut, naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Dalam sebuah aduan yang diajukan di pengadilan Manhattan, pihak pemkot New York tuntut Hyundai dan Kia karena menyalahkan kelalaian produsen dari 2011 sampai 2022. Mereka dianggap tidak memakaikan Immobilizer atau sistem anti pencurian, berbeda dari mobil keluaran pabrik lain.
Immobilizer sendiri harusnya sudah menjadi sebuah standar untuk tiap model kendaraan. Sistem tersebut dipasang pada ECU dengan cara kerja mudah yakni mencegah mesin mobil dinyalakan tanpa menggunakan kunci aslinya.
Saat ini jumlah pencurian dan pembobolannya mencapai angka 977 selama empat bulan pertama 2023, naik 148 kasus dari periode yang sama di 2022.
Berbanding terbalik, pencurian mobil produsen Eropa dan Jepang lainnya seperti BMW, Ford, Honda, Mercedes, Nissan dan Toyota justru mengalami penurunan di 2023.
Untuk diketahui sebelumnya sejumlah negara bagian di Amerika Serikat telah menuntut kedua pabrikan otomotif tersebut karena ada lebih dari 4.500 laporan pencurian mobil Hyundai dan Kia di AS, 61 persen dari keseluruhan kasus di AS.
Pencurian dari tren Kia Challenge ini melibatkan sekelompok orang menggunakan kabel USB charging dan benda serupa untuk menyalakan kendaraan. Mobil keluaran lama masih memakai kunci konvensional jadi incaran.
Tren Kia Challenge kemudian diyakini jadi akar pencurian dan pembobolan ribuan mobi Hyundai dan Kia produksi 2015-an.
Steve Berman, Managing Partner lembaga hukum Hagens Berman menyampaikan bahwa para konsumen merasa sangat dirugikan.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ucap Steve.
Terbarunya pada Mei 2023 Hyundai dan Kia memberikan ganti rugi dengan total hampir Rp3 triliun untuk semua konsumen terdampak pencurian tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 11:00 WIB
10 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 18:00 WIB
09 Januari 2026, 17:00 WIB
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Menurut laman resmi TAM, harga Toyota Avanza mengalami kenaikan dengan bersaran bervariasi di awal tahun ini
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Neta catat penurunan penjualan yang cukup dalam sejak Juli 2025, ditutup dengan dua unit retail di Desember
14 Januari 2026, 08:00 WIB
Prima Pramac Yamaha baru saja meluncurkan motor balap Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller untuk MotoGP 2026
14 Januari 2026, 07:00 WIB
Agar terhindar dari konfilik, ada berbagai cara untuk menegur pengendara yang melawan arah dan merokok
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat maupun pengendara, kepolisian menghadirkan fasilitas SIM keliling Bandung hari ini
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 14 Januari 2026 kembali diterapkan dengan saksi denda hingga ratusan ribu rupiah
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Biaya perpanjang di SIM keliling Jakarta bervariasi tergantung dari jenis SIM, berikut informasi lengkapnya
13 Januari 2026, 19:42 WIB
Karena diyakini masih akan berstatus impor utuh tanpa insentif, harga BYD Atto 1 diprediksi melonjak di 2026