Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Pemkot New York tuntut Hyundai dan Kia buntut tingginya tingkat pencurian mobil terkait merek tersebut
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah jadi topik perbincangan hangat karena tren pembobolan di TikTok, Hyundai dan Kia kembali dituntut kali ini oleh pemerintah kota (Pemkot) New York. Kasusnya masih sama karena tingginya tingkat pencurian mobil merek tersebut, naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Dalam sebuah aduan yang diajukan di pengadilan Manhattan, pihak pemkot New York tuntut Hyundai dan Kia karena menyalahkan kelalaian produsen dari 2011 sampai 2022. Mereka dianggap tidak memakaikan Immobilizer atau sistem anti pencurian, berbeda dari mobil keluaran pabrik lain.
Immobilizer sendiri harusnya sudah menjadi sebuah standar untuk tiap model kendaraan. Sistem tersebut dipasang pada ECU dengan cara kerja mudah yakni mencegah mesin mobil dinyalakan tanpa menggunakan kunci aslinya.
Saat ini jumlah pencurian dan pembobolannya mencapai angka 977 selama empat bulan pertama 2023, naik 148 kasus dari periode yang sama di 2022.
Berbanding terbalik, pencurian mobil produsen Eropa dan Jepang lainnya seperti BMW, Ford, Honda, Mercedes, Nissan dan Toyota justru mengalami penurunan di 2023.
Untuk diketahui sebelumnya sejumlah negara bagian di Amerika Serikat telah menuntut kedua pabrikan otomotif tersebut karena ada lebih dari 4.500 laporan pencurian mobil Hyundai dan Kia di AS, 61 persen dari keseluruhan kasus di AS.
Pencurian dari tren Kia Challenge ini melibatkan sekelompok orang menggunakan kabel USB charging dan benda serupa untuk menyalakan kendaraan. Mobil keluaran lama masih memakai kunci konvensional jadi incaran.
Tren Kia Challenge kemudian diyakini jadi akar pencurian dan pembobolan ribuan mobi Hyundai dan Kia produksi 2015-an.
Steve Berman, Managing Partner lembaga hukum Hagens Berman menyampaikan bahwa para konsumen merasa sangat dirugikan.
“Kami bekerja untuk mencapai penyelesaian mencakup banyak jenis kerugian dari yang cukup beruntung karena mobilnya rawan namun tidak pernah dicuri, sampai mereka yang mobilnya dicuri karena kelalaian Hyundai dan Kia,” ucap Steve.
Terbarunya pada Mei 2023 Hyundai dan Kia memberikan ganti rugi dengan total hampir Rp3 triliun untuk semua konsumen terdampak pencurian tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini