Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Pemerintah melalui Menteri Perindustrian merayu Daihatsu buat mobil listrik di Indonesia dalam waktu dekat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Sebab baru ada dua pabrikan yang masuk skema subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo.
Keduanya adalah Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5. Maka dari itu, pemerintah membujuk Daihatsu buat mobil listrik di Tanah Air.
Hal tersebut dilontarkan saat Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian melakukan pertemuan dengan Daihatsu Motor Co.m Ltd di Tokyo. Dia meminta pabrikan asal negeri Sakura turut menghadirkan kendaraan setrum.
Terlebih sekarang sudah ada aturan mengenai mobil listrik. Langkah itu setelah ditandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.
Di dalamnya dijelaskan tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Dengan adanya peraturan yang mewajibkan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah untuk membelanjakan anggaran buat kendaraan listrik, demand terhadap EV di Indonesia menjadi potensial digarap oleh Daihatsu,” ujar Agus dalam keterangannya.
Lebih jauh Agus menuturkan kalau Presiden Jokowi bakal membantu para prinsipal otomotif asal Jepang yang berinvestasi di Indonesia dengan menyiapkan berbagai fasilitas insentif pengembangan kendaraan listrik.
Sekitar tiga bulan lalu, Indonesia mengeluarkan program insentif untuk belanja mobil dan motor elektrik. Syaratnya, kendaraan tersebut sepenuhnya EV serta mampu memenuhi ketentuan minimal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) telah ditetapkan.
"Kami berharap Daihatsu buat mobil listrik, karena baru ada dua perusahaan yang eligible masuk dalam program ini," katanya.
Agar permintaannya bisa diwujudkan, Agus berjanji mendukung Daihatsu buat meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam produksinya. Khususnya yang dihasilkan oleh industri kecil dan menengah.
“Komponen perusahaan Indonesia telah mampu memenuhi spesifikasi, standar maupun kualitas yang ditetapkan pabrikan Jepang,” tegasnya.
Mendengar hal tersebut, Matsubayashi Sunao, Chairman Daihatsu Co., Ltd mengungkapkan pihaknya akan mengupayakan hadirnya kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Kendati demikian perlu bekerja keras lagi untuk menyiapkan line up produksi yang sesuai dengan daya beli masyarakat.
"Daihatsu belum memproduksi EV di Jepang. Rencananya tahun depan baru akan memulai membuat EV,” ungkapkannya.
Seperti diketahui sebelumnya Jokowi telah memutuskan pajak kendaraan listrik gratis alias nol persen. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 6 tahun 2023 di pasal 10 nomor 1.
Selain pajak kendaraan listrik gratis, Permendagri mengatur BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) buat motor maupun mobil elektrik berbasis baterai juga bernilai nol persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku