Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Pemerintah melalui Menteri Perindustrian merayu Daihatsu buat mobil listrik di Indonesia dalam waktu dekat
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Sebab baru ada dua pabrikan yang masuk skema subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo.
Keduanya adalah Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5. Maka dari itu, pemerintah membujuk Daihatsu buat mobil listrik di Tanah Air.
Hal tersebut dilontarkan saat Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian melakukan pertemuan dengan Daihatsu Motor Co.m Ltd di Tokyo. Dia meminta pabrikan asal negeri Sakura turut menghadirkan kendaraan setrum.
Terlebih sekarang sudah ada aturan mengenai mobil listrik. Langkah itu setelah ditandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.
Di dalamnya dijelaskan tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Dengan adanya peraturan yang mewajibkan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah untuk membelanjakan anggaran buat kendaraan listrik, demand terhadap EV di Indonesia menjadi potensial digarap oleh Daihatsu,” ujar Agus dalam keterangannya.
Lebih jauh Agus menuturkan kalau Presiden Jokowi bakal membantu para prinsipal otomotif asal Jepang yang berinvestasi di Indonesia dengan menyiapkan berbagai fasilitas insentif pengembangan kendaraan listrik.
Sekitar tiga bulan lalu, Indonesia mengeluarkan program insentif untuk belanja mobil dan motor elektrik. Syaratnya, kendaraan tersebut sepenuhnya EV serta mampu memenuhi ketentuan minimal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) telah ditetapkan.
"Kami berharap Daihatsu buat mobil listrik, karena baru ada dua perusahaan yang eligible masuk dalam program ini," katanya.
Agar permintaannya bisa diwujudkan, Agus berjanji mendukung Daihatsu buat meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam produksinya. Khususnya yang dihasilkan oleh industri kecil dan menengah.
“Komponen perusahaan Indonesia telah mampu memenuhi spesifikasi, standar maupun kualitas yang ditetapkan pabrikan Jepang,” tegasnya.
Mendengar hal tersebut, Matsubayashi Sunao, Chairman Daihatsu Co., Ltd mengungkapkan pihaknya akan mengupayakan hadirnya kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Kendati demikian perlu bekerja keras lagi untuk menyiapkan line up produksi yang sesuai dengan daya beli masyarakat.
"Daihatsu belum memproduksi EV di Jepang. Rencananya tahun depan baru akan memulai membuat EV,” ungkapkannya.
Seperti diketahui sebelumnya Jokowi telah memutuskan pajak kendaraan listrik gratis alias nol persen. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 6 tahun 2023 di pasal 10 nomor 1.
Selain pajak kendaraan listrik gratis, Permendagri mengatur BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) buat motor maupun mobil elektrik berbasis baterai juga bernilai nol persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Juli 2026, 07:01 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan