Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Tidak semua diler bisa menjual Chery Omoda E5 karena ketatnya persyaratan yang harus dipenuhi oleh operator
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kehadiran Chery Omoda E5 meraih respon positif dari masyarakat. Sejak diperkenalkan, mobil listrik tersebut telah dipesan cukup banyak.
Namun ternyata tidak semua diler bisa menjualnya karena harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya adalah mengajukan proposal ke PT Chery Sales Indonesia.
“Tidak semua diler bisa menjual mobil listrik karena harus 3S dan mengajukan proposal terlebih dulu. Mereka juga harus memiliki tiga EV charger berdaya 22 kWh di parkiran, 7 kWh di showroom serta bengkel,” ungkap Setia Hariadi, Head of Dealer Network Development PT Chery Sales Indonesia.
Fasilitas bengkel juga mendapat perhatian dari pihak principal. Pasalnya jenis perawatan yang dilakukan pada mobil listrik berbeda dengan kendaraan konvensional.
“Mobil harus mendapat layanan istimewa karena arus listriknya tinggi sehingga harus dipisahkan antara EV maupun ICE. Liftnya mungkin sama tetapi akan ditambahkan insulator guna menghindari hal yang tak diinginkan,” tambah Setia Hariadi kemudian.
Selain itu mobil listrik juga sudah dilengkapi oleh beberapa teknologi baru untuk memudahkan pemeriksaan. Dengan ini teknisi dapat melakukan perbaikan lebih tepat dan cepat.
“Jadi pemeriksaannya bisa menggunakan scanner, cukup dipasangkan dan langsung diketahui dimana kerusakannya. Ada juga insulator EV Tool Set untuk membongkar komponen seperti baterai agar tidak terjadi arus pendek,” tambahnya.
Ketatnya aturan tersebut maka jumlah diler yang dapat menjualnya pun masih terbatas. Tercatat saat ini baru ada 30 dari 60 outlet di seluruh Indonesia bisa menawarkan model tersebut.
Perlu diketahui bahwa Chery telah mengirim sedikitnya 300 unit Omoda E5 pada awal Maret 2024. Penyerahan tersebut sudah dilakukan sejak 20 Februari 2024 dan terus berlangsung secara bertahap.
Jabotabek menjadi wilayah yang lebih dulu kemudian disusul oleh beberapa kota besar lain di Indonesia. Surabaya, Medan serta Bandung misalnya baru mendapat unit pada pekan kedua Maret.
Chery Omoda E5 hadir dengan beragam keunggulan seperti baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) berkapasitas 61,06 kWh dan motor elektrik bertipe Permanent Magnet Synchronous Motor.
Konfigurasi ini membuat Chery Omoda E5 sanggup akselerasi dari 0-100 km per jam dalam waktu tujuh detik. Sementara untuk tenaga maksimal yang dihasilkan adalah 204 hp serta torsi puncak 340 Nm.
Baterai disematkan kemudian mengakomodir jarak tempuh Omoda E5 sampai 430 km (metode pengetesan WLTP) dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan