Hadir di GIIAS 2026, BAW Siap Tantang Denza D9 dan Mifa 9
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Proses pembangunan pabrik Mazda diklaim masih terus berjalan sesuai rencana, diharapkan beroperasi secepatnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda menjadi salah satu manufaktur Jepang yang berkomitmen melakukan investasi di Indonesia dengan mendirikan pabrik. Untuk diketahui mereka menggelontorkan dana sekitar Rp 400 miliar.
Belum ada informasi pasti terkait lokasi, namun diduga berada di area Jawa Barat. Masih dalam tahap pembangunan, pihak Mazda enggan mengungkapkan estimasi kapan pabrik mulai beroperasi.
“Berprogres, ada banyak faktor terhubung (proses pembangunan pabrik). Kita sih doakan cuaca baik dan lancar, kalau semua lancar pasti bisa lebih cepat (beroperasi),” kata Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI di Jakarta Selatan, Rabu (22/1).
Dia menegaskan Mazda sangat serius melakukan investasi di Indonesia agar bisa melakukan perakitan lokal beberapa produk mereka di tanah air.
Hanya saja prosesnya memang lama karena pembangunan pabrik diklaim dimulai dari nol. Mazda tidak akan menggunakan fasilitas milik pihak lain.
Seperti dilakukan beberapa pabrikan China. Sejumlah merek ternama yang belum memiliki pabrik merakit lokal kendaraannya di fasilitas perakitan PT HIM (Handal Indonesia Motor).
“Semua timnya juga sedang bekerja menjalankan semuanya. Tim kita benar-benar sangat serius,” tegas Pramita.
Bicara model yang dirakit lokal, Mazda pernah mengungkapkan bahwa SUV (Sport Utility Vehicle) akan menjadi salah satu model yang akan berstatus CKD (Completely Knocked Down). Meskipun tidak dijelaskan lebih detail produknya.
Perlu diketahui mayoritas mobil Mazda di pasar dalam negeri memang bermain di segmen SUV, seperti CX-30, CX-60 serta terbarunya Mazda CX-80.
Mazda CX-80 sendiri baru diluncurkan, ada dua varian yakni Elite dan Kuro. PHEV pertama Mazda itu menyasar konsumen di segmen premium dengan harga Rp 1,19 miliar.
PT EMI sendiri percaya diri PHEV bakal diminati konsumen karena memiliki sejumlah keunggulan seperti efisiensi bahan bakar.
Karena tidak hanya mengandalkan mesin konvensional, pada PHEV ada mode EV (Electric Vehicle) di mana tenaga mobil disuplai dari baterai dan motor elektrik.
Tanpa bantuan mesin bensin, Mazda CX-80 diklaim dapat menempuh jarak sejauh 60 km dengan kondisi baterai terisi penuh.
Teknologi hybrid pada Mazda CX-80 dipadukan mesin berkapasitas 2.500 cc empat silinder, hasilkan tenaga 322 hp dan torsi puncak 500 Nm disalurkan ke semua roda melalui transmisi otomatis delapan percepatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
05 Agustus 2026, 21:00 WIB
05 Agustus 2026, 07:00 WIB
04 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan