10 Produsen Mobil Terbesar Februari 2026, Toyota Mendominasi
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Pabrikan mobil Jepang siap kejar merek China di segmen kendaraan elektrifikasi dengan beragam strategi baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pabrikan Jepang tertinggal dibandingkan China terkait kendaraan listrik. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan China menguasai sebagian besar penjualan Battery Electric Vehicle di Indonesia.
Meski demikian, bukan berarti mereka diam saja. Pasalnya beberapa pabrikan mobil Jepang sudah mulai berkomitmen untuk meluncurkan BEV di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
“Perusahaan sudah memiliki rencana sendiri dalam memperkenalkan produk-produk hybrid dan BEV di Indonesia. Khusus untuk mobil listrik kami akan mengenalkan Honda e:N1 mulai tahun depan,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOto beberapa waktu.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut pun juga memastikan bakal membawa Honda Stepwgn sebagai produk andalannya di masa depan. Dengan demikian pilihan teknologi untuk pelanggan bisa lebih lengkap.
“Saat ini teknologi hybrid sudah memasuki tahap pengenalan serta kami sudah meluncurkan dua model dan sedang mempelajari segmen lain untuk perluasan,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor. Menurutnya momentum kenaikan Wholesales kendaraan elektrifikasi di tengah pelemahan industri otomotif harus dijaga dan dimanfaatkan.
Hanya saja mereka memiliki strategi yang sedikit berbeda. Pabrikan asal Jepang tersebut lebih memilih memperkuat segmen hybrid meski tetap mengembangkan teknologi lain seperti listrik.
“Guna menjaga antusiasme yang sudah positif di masyarakat, kami siap memberi edukasi terkait keuntungan teknologi elektrifikasi terutama hybrid. Kemudian memberi ketenangan pelanggan lewat garansi baterai hingga delapan tahun serta jaringan servis di seluruh Indonesia,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan diler dan perusahaan pembiayaan untuk memberikan paket kredit yang kompetitif. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan elektrifikasi khususnya hybrid bisa bersaing walau tanpa insentif dari pemerintah.
“Pada akhir tahun nanti kami juga akan menggelar event guna menunjukkan komitmen Toyota menuju netralitas karbon,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
17 Maret 2026, 13:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
08 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya