Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Pabrikan mobil Jepang siap kejar merek China di segmen kendaraan elektrifikasi dengan beragam strategi baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pabrikan Jepang tertinggal dibandingkan China terkait kendaraan listrik. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan China menguasai sebagian besar penjualan Battery Electric Vehicle di Indonesia.
Meski demikian, bukan berarti mereka diam saja. Pasalnya beberapa pabrikan mobil Jepang sudah mulai berkomitmen untuk meluncurkan BEV di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
“Perusahaan sudah memiliki rencana sendiri dalam memperkenalkan produk-produk hybrid dan BEV di Indonesia. Khusus untuk mobil listrik kami akan mengenalkan Honda e:N1 mulai tahun depan,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOto beberapa waktu.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut pun juga memastikan bakal membawa Honda Stepwgn sebagai produk andalannya di masa depan. Dengan demikian pilihan teknologi untuk pelanggan bisa lebih lengkap.
“Saat ini teknologi hybrid sudah memasuki tahap pengenalan serta kami sudah meluncurkan dua model dan sedang mempelajari segmen lain untuk perluasan,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor. Menurutnya momentum kenaikan Wholesales kendaraan elektrifikasi di tengah pelemahan industri otomotif harus dijaga dan dimanfaatkan.
Hanya saja mereka memiliki strategi yang sedikit berbeda. Pabrikan asal Jepang tersebut lebih memilih memperkuat segmen hybrid meski tetap mengembangkan teknologi lain seperti listrik.
“Guna menjaga antusiasme yang sudah positif di masyarakat, kami siap memberi edukasi terkait keuntungan teknologi elektrifikasi terutama hybrid. Kemudian memberi ketenangan pelanggan lewat garansi baterai hingga delapan tahun serta jaringan servis di seluruh Indonesia,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan diler dan perusahaan pembiayaan untuk memberikan paket kredit yang kompetitif. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan elektrifikasi khususnya hybrid bisa bersaing walau tanpa insentif dari pemerintah.
“Pada akhir tahun nanti kami juga akan menggelar event guna menunjukkan komitmen Toyota menuju netralitas karbon,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini