Kepolisian Sebut Lalu Lintas Jakarta Lengang Saat Libur Natal
28 Desember 2025, 13:00 WIB
Pabrikan mobil Jepang siap kejar merek China di segmen kendaraan elektrifikasi dengan beragam strategi baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pabrikan Jepang tertinggal dibandingkan China terkait kendaraan listrik. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan China menguasai sebagian besar penjualan Battery Electric Vehicle di Indonesia.
Meski demikian, bukan berarti mereka diam saja. Pasalnya beberapa pabrikan mobil Jepang sudah mulai berkomitmen untuk meluncurkan BEV di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
“Perusahaan sudah memiliki rencana sendiri dalam memperkenalkan produk-produk hybrid dan BEV di Indonesia. Khusus untuk mobil listrik kami akan mengenalkan Honda e:N1 mulai tahun depan,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOto beberapa waktu.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut pun juga memastikan bakal membawa Honda Stepwgn sebagai produk andalannya di masa depan. Dengan demikian pilihan teknologi untuk pelanggan bisa lebih lengkap.
“Saat ini teknologi hybrid sudah memasuki tahap pengenalan serta kami sudah meluncurkan dua model dan sedang mempelajari segmen lain untuk perluasan,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor. Menurutnya momentum kenaikan Wholesales kendaraan elektrifikasi di tengah pelemahan industri otomotif harus dijaga dan dimanfaatkan.
Hanya saja mereka memiliki strategi yang sedikit berbeda. Pabrikan asal Jepang tersebut lebih memilih memperkuat segmen hybrid meski tetap mengembangkan teknologi lain seperti listrik.
“Guna menjaga antusiasme yang sudah positif di masyarakat, kami siap memberi edukasi terkait keuntungan teknologi elektrifikasi terutama hybrid. Kemudian memberi ketenangan pelanggan lewat garansi baterai hingga delapan tahun serta jaringan servis di seluruh Indonesia,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan diler dan perusahaan pembiayaan untuk memberikan paket kredit yang kompetitif. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan elektrifikasi khususnya hybrid bisa bersaing walau tanpa insentif dari pemerintah.
“Pada akhir tahun nanti kami juga akan menggelar event guna menunjukkan komitmen Toyota menuju netralitas karbon,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
14 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit