JLM Auto Indonesia Bakal Luncurkan Land Rover Defender Baru
18 Maret 2025, 17:00 WIB
Pabrikan mobil Jepang siap kejar merek China di segmen kendaraan elektrifikasi dengan beragam strategi baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pabrikan Jepang tertinggal dibandingkan China terkait kendaraan listrik. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan China menguasai sebagian besar penjualan Battery Electric Vehicle di Indonesia.
Meski demikian, bukan berarti mereka diam saja. Pasalnya beberapa pabrikan mobil Jepang sudah mulai berkomitmen untuk meluncurkan BEV di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
“Perusahaan sudah memiliki rencana sendiri dalam memperkenalkan produk-produk hybrid dan BEV di Indonesia. Khusus untuk mobil listrik kami akan mengenalkan Honda e:N1 mulai tahun depan,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor pada KatadataOto beberapa waktu.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut pun juga memastikan bakal membawa Honda Stepwgn sebagai produk andalannya di masa depan. Dengan demikian pilihan teknologi untuk pelanggan bisa lebih lengkap.
“Saat ini teknologi hybrid sudah memasuki tahap pengenalan serta kami sudah meluncurkan dua model dan sedang mempelajari segmen lain untuk perluasan,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor. Menurutnya momentum kenaikan Wholesales kendaraan elektrifikasi di tengah pelemahan industri otomotif harus dijaga dan dimanfaatkan.
Hanya saja mereka memiliki strategi yang sedikit berbeda. Pabrikan asal Jepang tersebut lebih memilih memperkuat segmen hybrid meski tetap mengembangkan teknologi lain seperti listrik.
“Guna menjaga antusiasme yang sudah positif di masyarakat, kami siap memberi edukasi terkait keuntungan teknologi elektrifikasi terutama hybrid. Kemudian memberi ketenangan pelanggan lewat garansi baterai hingga delapan tahun serta jaringan servis di seluruh Indonesia,” ungkapnya pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan diler dan perusahaan pembiayaan untuk memberikan paket kredit yang kompetitif. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan elektrifikasi khususnya hybrid bisa bersaing walau tanpa insentif dari pemerintah.
“Pada akhir tahun nanti kami juga akan menggelar event guna menunjukkan komitmen Toyota menuju netralitas karbon,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Maret 2025, 17:00 WIB
12 Maret 2025, 12:00 WIB
11 Maret 2025, 21:00 WIB
10 Maret 2025, 20:00 WIB
09 Maret 2025, 08:02 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik