iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Volkswagen resmi menutup pabrik di Jerman untuk pertama kalinya, alami kerugian dan banyak tantangan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Volkswagen menutup fasilitas perakitannya di Dresden, Jerman. Ini menjadi kali pertama dalam 88 tahun, VW menghentikan produksi di negara asalnya.
Model mobil listrik VW ID.3 GTX berkelir merah disebut sebagai produk terakhir Volkswagen yang dirakit di Dresden.
Ada beberapa hal jadi pertimbangan pihak Volkswagen mengambil keputusan tersebut. Salah satunya adalah arus kas melemah imbas pelemahan penjualan di Cina.
Aturan terkait tarif juga disebut memberatkan Volkswagen dan membuatnya tidak dapat menjual kendaraan secara maksimal di Amerika Serikat.
Dalam beberapa waktu, manufaktur yang berbasis di Jerman ini memang tengah mencari cara untuk mengurangi pengeluaran.
“Keputusan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Transparent Factory setelah 20 tahun bukanlah keputusan mudah. Tetapi penting jika dilihat dari perspektif ekonomi,” kata Thomas Schaefer, CEO Volkswagen dikutip dari France 24, Kamis (18/12).
Di tengah era elektrifikasi dan kemajuan teknologi, Volkswagen menghadapi tantangan dalam melakukan pengembangan mobil bermesin bensin.
Tidak dapat dipungkiri, gempuran mobil energi terbarukan dari Tiongkok menjadi ancaman buat banyak pabrikan.
Harga yang ditawarkan terpaut lebih rendah dengan teknologi terkini. Banyak di antaranya juga merambah ke segmen premium, sebelumnya didominasi oleh pabrikan Eropa.
Pabrik Volkswagen di Jerman bakal dijadikan pusat riset dan pengembangan (RND) berfokus pada chip, Artificial Intelligence (AI) dan robot bersama Technical University of Dresden.
Kemudian sejumlah pekerja pabrik yang bertugas Dresden itu akan mendapatkan penawaran di fasilitas lain.
Sekadar informasi, Volkswagen masih menawarkan sejumlah model buat konsumen Indonesia seperti Tiguan dan mobil listrik VW ID Buzz.
Berada di bawah naungan Indomobil Group, sepanjang 2025 Volkswagen mencatatkan penjualan retail 232 unit di periode Januari-November.
Diolah dari data Gaikindo, angka penjualan terendah mereka tercatat pada April 2025 yakni 6 unit. Sementara tertingginya 50 unit di Mei.
Total: 232 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang