Geely Siap Luncurkan Zeekr dan Lynk & Co ke Indonesia Tahun Ini
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Volkswagen resmi menutup pabrik di Jerman untuk pertama kalinya, alami kerugian dan banyak tantangan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Volkswagen menutup fasilitas perakitannya di Dresden, Jerman. Ini menjadi kali pertama dalam 88 tahun, VW menghentikan produksi di negara asalnya.
Model mobil listrik VW ID.3 GTX berkelir merah disebut sebagai produk terakhir Volkswagen yang dirakit di Dresden.
Ada beberapa hal jadi pertimbangan pihak Volkswagen mengambil keputusan tersebut. Salah satunya adalah arus kas melemah imbas pelemahan penjualan di Cina.
Aturan terkait tarif juga disebut memberatkan Volkswagen dan membuatnya tidak dapat menjual kendaraan secara maksimal di Amerika Serikat.
Dalam beberapa waktu, manufaktur yang berbasis di Jerman ini memang tengah mencari cara untuk mengurangi pengeluaran.
“Keputusan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Transparent Factory setelah 20 tahun bukanlah keputusan mudah. Tetapi penting jika dilihat dari perspektif ekonomi,” kata Thomas Schaefer, CEO Volkswagen dikutip dari France 24, Kamis (18/12).
Di tengah era elektrifikasi dan kemajuan teknologi, Volkswagen menghadapi tantangan dalam melakukan pengembangan mobil bermesin bensin.
Tidak dapat dipungkiri, gempuran mobil energi terbarukan dari Tiongkok menjadi ancaman buat banyak pabrikan.
Harga yang ditawarkan terpaut lebih rendah dengan teknologi terkini. Banyak di antaranya juga merambah ke segmen premium, sebelumnya didominasi oleh pabrikan Eropa.
Pabrik Volkswagen di Jerman bakal dijadikan pusat riset dan pengembangan (RND) berfokus pada chip, Artificial Intelligence (AI) dan robot bersama Technical University of Dresden.
Kemudian sejumlah pekerja pabrik yang bertugas Dresden itu akan mendapatkan penawaran di fasilitas lain.
Sekadar informasi, Volkswagen masih menawarkan sejumlah model buat konsumen Indonesia seperti Tiguan dan mobil listrik VW ID Buzz.
Berada di bawah naungan Indomobil Group, sepanjang 2025 Volkswagen mencatatkan penjualan retail 232 unit di periode Januari-November.
Diolah dari data Gaikindo, angka penjualan terendah mereka tercatat pada April 2025 yakni 6 unit. Sementara tertingginya 50 unit di Mei.
Total: 232 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 07:00 WIB
20 Januari 2026, 21:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi setiap hari
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi dan dituju pengendara hari ini ada di ITC Kebon Kelapa
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Desain SUV terbaru GAC Aion N60 dirancang oleh mantan desainer BMW, punya tampilan tenang dan elegan