DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Honda menilai isu penerapan opsen pajak dan PPN 12 persen mendorong masyarakat beli mobil baru di GJAW 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banyak pabrikan yang mengklaim mendapat hasil positif di GJAW 2024. Mereka menyebut kalau penjualan mobil baru di sana cukup positif.
Seperti sedang dirasakan oleh HPM (Honda Prospect Motor). Pabrikan berlambang H tegak itu mengaku mampu mengumpulkan ribuan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
Menurut manufaktur asal Jepang satu ini ada sejumlah faktor pendorong, sehingga mereka bisa meraup hasil memuaskan.
“Kami menyediakan program penjualan yang sangat memudahkan dan meringankan konsumen untuk memiliki kendaraan di akhir tahun ini,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO, Selasa (3/12).
Dia pun mengaku sangat gembira atas apa yang sudah diraih oleh Honda di GJAW 2024. Mengingat penjualan mobil di Tanah Air sedang kurang bergairah.
Akan tetapi masih ada satu hal lagi yang menstimulus para pengunjung ICE BSD, Tangerang mau memboyong mobil baru Honda.
“Isu kenaikan pajak PPN 12 persen dan opsen turut membuat konsumen ingin memiliki kendaraan di tahun ini,” lanjut Billy.
Memang seperti diberitakan sebelumnya, para pembantu Presiden Prabowo Subianto bakal menerapkan kenaikan PPN 12 persen serta opsen PKB maupun BBNKB di Januari 2025.
Kedua kebijakan di atas akan membuat harga mobil baru meroket di tahun depan. Seperti contoh banderol Honda Brio tipe paling rendah diprediksi bakal terkerek Rp 10 jutaan imbas penerapan opsen PKB serta BBNKB.
Sehingga besar kemungkinan masyarakat di Tanah Air, mengantisipasi kenaikan harga dengan membeli kendaraan sekarang-sekarang ini.
Sebagai informasi Honda mengklaim kalau mereka berhasil membukukan 1.348 SPK selama 10 hari pameran di ICE BSD, Tangerang.
Lebih jauh Billy menjelaskan bahwa Honda Brio masih mendominasi penjualan mobil baru mereka. Jumlahnya mencapai sekitar 50 persen.
Kemudian sisanya disusul oleh Honda HR-V, WR-V sampai BR-V. Semua mampu mencuri perhatian para pengunjung.
“Secara keseluruhan, partisipasi HPM dalam GJAW 2024 memberikan dampak positif terhadap penjualan serta memperkuat kehadiran kami di pasar otomotif Indonesia,” lanjut dia.
Billy pun mengucapkan terima kasih kepada para konsumen yang mau memboyong berbagai lini mobil Honda di sana.
Dia pun berharap Approval dari perusahaan pembiayaan atau Leasing juga tinggi, sehingga konsumen dapat segera merealisasikan pembelian mobil Honda.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
14 Februari 2026, 18:02 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.