Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Mengalami penurunan Popularitasnya setelah berumur 40 tahun, Nissan March Disuntik mati di negara asalnya
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah 40 tahun memeriahkan pasar otomotif Jepang, Nissan March disuntik mati perusahaan. Dalam laporan Kyodo, Nissan Motor Co menyebut popularitas salah satu mobil terlarisnya itu mengalami penurunan.
Menjadi basis produksi March, pabrik Nissan di Thailand menyebut bila pihaknya telah menghentikan pengiriman untuk pasar Jepang. Meski demikian, perusahaan akan melanjutkan penjualan March di luar negeri dengan nama Micra.
Menurut Asosiasi Diler Mobil Jepang, penjualan domestik mobil kompak tersebut berada di angka 8.800 unit pada 2021. Angka tersebut hanya sekitar 10 persen dari volume penjualan Nissan Note yang mencapai 90 ribu unit di tahun yang sama.
Keputusan tersebut juga merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mempersempit lini produknya dan fokus pada sumber daya kendaraan listrik di tengah peraturan emisi karbon yang lebih ketat di seluruh dunia.
Terkait kendaraan ramah lingkungan, Nissan menegaskan bila pihaknya akan melakukan investasi hingga 2 triliun yen atau setara dengan Rp20.8 triliun untuk elektrifikasi pada tahun fiskal 2026. Sejalan dengan hal ini, pabrikan juga akan memiliki rencana untuk meluncurkan 15 kendaraan listrik baru pada tahun fiskal 2030.
Sebagai informasi, penjualan domestik kumulatif March sejak pertama kali diluncurkan di Jepang atau 1982 mencapai sekitar 2,57 juta unit.
Kemampuan manuver dan gaya eksteriornya yang bulat menjadi salah satu daya tarik bagi calon konsumen di Jepang, khususnya wanita. Namun, hal itu memudar dalam beberapa tahun terakhir karena terdapat saingan baru seperti Yaris dari Toyota Motor Corp dan Fit dari Honda Motor Co.
Sebelum pasar Jepang, penjualan Nissan March telah lebih dulu disetop di Indonesia pada 2020 lalu. Khusus pasar Tanah Air, mobil lima penumpang itu disematkan mesin 1200 cc 3 silinder dan 1500 cc 4 silinder.
Pada bagian interior, mobil ini disematkan sistem hiburan layar sentuh 7 inci yang bisa terhubung dengan perangkat Android dan iPhone, memonitor kamera parkir belakang dan Bluetooth.
Masih bisa ditemui di pasar mobil bekas, Nissan March menjadi salah satu pilihan kendaraan roda empat dengan harga di bawah Rp100 juta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika