Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Setelah menghadirkan mobil listrik pertamanya, Neta luncurkan 2 SUV listrik baru berstatus CKD tahun depan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Neta Auto Indonesia meraih impresi positif di pasar otomotif Indonesia. Baru memperkenalkan satu model namun mereka sudah menerima ratusan pesanan di GIIAS 2023.
Hadir dengan menawarkan mobil listrik berbanderol terjangkau yakni Neta V. Merek asal China tersebut setidaknya sudah mengirimkan 100 unit konsumen pertama.
Sisanya akan terus dikejar pada awal 2024. Hingga saat ini dikatakan jumlah pemesan unit telah mencapai 250 konsumen.
Berbicara mengenai model terbaru dikatakan akan hadir pada tahun depan. Disebutkan bahwa Neta bakal luncurkan 2 SUV listrik anyar pada 2024.
“Kami berencana untuk meluncurkan dua model terbaru tahun depan yakni Small dan Medium SUV. Pertengahan tahun pertama Small SUV dan Second Half 2024,” kata Jordy Angkawidjaja, Product Management Neta Auto Indonesia di sela-sela acara Media Test Drive Neta V (12/12).
Neta Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk proses perakitan atau CKD (Completely Knock Down). Neta V sesuai rencana akan mulai dirakit di fasilitas tersebut.
Menjadi menarik karena dua calon produk terbaru Neta juga masuk Indonesia dengan status CKD. Sehingga harapannya bisa ditawarkan lebih terjangkau.
Neta V yang sudah dipasarkan berbanderol Rp379 juta dan berstatus impor utuh alias CBU (Completely Built Up), akan mulai dirakit lokal. Lalu bagaimana dengan nilai jual untuk unit pertama mereka.
“Kita masih evaluasi karena harga yang kita keluarkan kemarin di Rp379 juta sudah diperhitungkan kalau terkena insentif. Jadi apakah nanti akan ada improvement masih kita pikirkan,” ucap Yusuf Anshori, Marketing Director Neta Auto Indonesia.
Neta V di Indonesia merupakan Crossover dengan kemampuan mumpuni. Mobil listrik tersebut mengusung baterai sebesar 40.7 kWh.
Klaim pabrikan bahwa kendaraan setrum mereka bisa menempuh jarak 401 km dalam kondisi baterai penuh.
Untuk bisa mengisi baterai dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu 8 jam menggunakan sistem AC Home Charger. Sedangkan pada mode DC Fast Charging dari 30 – 80 persen hanya perlu menunggu 30 menit saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
23 Januari 2026, 10:00 WIB
22 Januari 2026, 21:00 WIB
15 Januari 2026, 08:00 WIB
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan