Mobil Vladimir Putin Punya Pertahanan Maksimal, Beratnya 7 Ton

Menunjang aktivitas kenegaraan, mobil dinas Presiden Rusia Vladimir Putin mendapat pertahanan maksimal

Mobil Vladimir Putin Punya Pertahanan Maksimal, Beratnya 7 Ton
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Menjadi orang nomor satu di Rusia, Presiden Vladimir Putin memiliki pertahanan maksimal saat harus menjalakan tugasnya, termasuk dari sisi kendaraan yang digunakan.

Menjadi mobil dinasnya sejak Mei 2018, limusin mewah buatan dalam negeri Aurus Senat menarik perhatian pecinta otomotif. Bagaimana tidak, mobil ini memiliki pertahanan maksimal karena dilapisi baja.

Merupakan kendaraan anti bom dan peluru, Putin secara pribadi terlibat dalam perancangan kendaraannya karena tak ingin menggunakan merek luar negeri, seperti dilansir Cartoq dan The National News.

Meski merupakan merek baru secara global, Aurus dinilai mampu bersaing dengan mobil mewah lainnya, seperti Rolls-Royce. Walau model ini telah dijual secara bebas, kendaraan yang digunakan Putin telah diadaptasi secara khusus.

Sebagai Presiden Rusia, kendaraan yang digunakannya mampu menahan tembakan penembak jitu dan serangan gas kimia. Tak hanya itu, mobil ini juga memiliki peralatan komunikasi canggih yang terpasang di dalamnya, sehingga bisa menjadi pusat komando.

Memperhatikan detail kendaraan, pintu yang disematkan juga dibuat ekstra besar sehingga Putin lebih mudah untuk keluar dan masuk ke dalam mobilnya. Menambah kenyamanan, dua dari empat kursi di bagian belakang dapat ditarik.

Photo : The National News

Walau mendapat penutup jendela sebagai privasi, penumpang di dalamnya masih dapat melihat kondisi di luar  kendaraan secara real-time melalui rekaman CCTV langsung yang ditayangkan di layar internal.

Untuk keamanan ekstra, Aurus Senat juga mendapatkan pintu keluar darurat di bagian belakang mobil.

Memiliki berat 7 ton dan panjang hampir 7 meter, jantung pacu yang digunakan ialah mesin V8 4,4 L yang dikombinasikan dengan sistem powertrain hybrid. Melalui transmisi otomatis 9 percepatan, mobil ini mampu menyemburkan tenaga hingga 598 hp.

Tak hanya di jalan, Aurus Senat juga mampu melindungi penumpang bahkan saat masuk ke dalam air. Sebelum resmi menjadi mobil dinas presiden, terdapat 60 kriteria yang harus dipenuhi saat uji coba.

Meski secara garis besar fitur keamanan mobil telah diketahui, spesifikasi lengkap kendaraan tetap dirahasiakan. Sebagai informasi, mobil Aurus Senat telah diproduksi massal dan dijual secara bebeas ke beberapa negara Eropa sejak 2019 lalu. 


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia