BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum ada kelanjutan tentang investasi di Indonesia, Tesla berencana produksi mobil listrik murah di India
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla merupakan salah satu produsen mobil listrik yang sempat diharapkan berinvestasi di Tanah Air. Namun alih-alih Indonesia pabrik besutan Elon Musk ini terbarunya justru investasi di Malaysia.
Kemudian belum lama juga terungkap Tesla berencana produksi mobil listrik murah di India. Sebelumnya diketahui Tesla memang memiliki rancangan EV dengan harga lebih terjangkau di US$24.000, dalam kurs rupiah setara Rp361.8 jutaan.
Tentu ini berbeda jauh dari harga model Tesla lainnya. Seluruh sedan listriknya sekarang dibanderol mulai Rp1 miliar sampai Rp4 miliar tergantung tipenya.
Dilansir dari Reuters, Jumat (28/7) seorang sumber internal anonim mengungkapkan pihak Tesla siap bertemu menteri perindustrian India untuk membahas pembangunan pabrik khusus produksi mobil listrik murah.
Ia juga mengatakan Tesla menunjukan ketertarikan mendirikan pabrik mobil listirk murah baik untuk pasar lokal maupun ekspor. Pembicaraan ini menyusul upaya pejabat pemerintah India yang berkomitmen untuk merakit mobil secara lokal.
Diketahui Elon Musk selaku CEO Tesla sudah bertemu Narendra Modi, Perdana Menteri India pada Juni 2023 membahas kelanjutan pembangunan pabrik tersebut.
“Kami tidak ingin terburu-buru melakukan pengumuman tapi saya pikir besar kemungkinan akan ada investasi dan hubungan signifikan (Tesla) dengan India di masa depan,” ujar Elon.
Menurutnya pasar India menjanjikan lebih banyak hal ketimbang negara-negara besar lainnya.
Pemerintah masih terus mengusahakan investasi Tesla di Tanah Air. Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) bakal kembali bertemu Elon Musk awal Agustus 2023.
“Saya mau ketemu Elon nanti tanggal 2 bulan depan. Kita mau finalkan (investasi Tesla di Indonesia),” ungkap Luhut.
Meski akhirnya dibalap Malaysia pemerintah menegaskan negosiasi masih terus berjalan dan terkunci dalam perjanjian kerahasiaan atau NDA (non-disclosure agreement).
Selain Tesla pemerintah juga mengincar merek lain khususnya dari China seperti BYD yang telah menandatangani nota kesepahaman terkait penjajakan potensi investasi dalam pengembangan mobil listrik di Tanah Air.
Persetujuan tersebut dilakukan oleh Rachmat Kaimuddin selaku Deputi Koordinator Bidang Transportasi dan Infrastruktur Kemenko Marves bersama Liu Xueliang, General Manager BYD Divisi Penjualan Mobil Asia Pasifik pada Mei 2023.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini