Mobil Listrik Ini Stop Produksi Karena Penjualannya Nol

Mobil listrik ini stop produksi karena penjualannya nol unit sehingga pabrikan harus mengambil langkah drastis

Mobil Listrik Ini Stop Produksi Karena Penjualannya Nol
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 17 September 2024 | 22:00 WIB

KatadataOTO – Fiat menghentikan sementara produksi mobil listrik mereka yaitu 500e karena minimnya permintaan terhadap kendaraan tersebut. Penjualannya bahkan mencatatkan angka nol pada beberapa bulan terakahir

Penghentian dilakukan selama empat minggu mulai 13 September 2024. Keputusan ini merupakan kejadian besar karena untuk pertama kalinya sejak 2007 tidak akan ada Fiat 500 baru jenis apapun yang diproduksi di Eropa.

“Langkah ini perlu diambil karena sedikitnya pesanan yang didapatkan karena adanya kesulitan di pasar kendaraan listrik Eropa,” ungkap Stellantis, dilansir dari Carscoops.

Sebenarnya Fiat 500 bermesin bensin sempat dibuat di Polandia namun kini sudah tidak dihentikan karena tidak memenuhi perundangan berlaku. Pabrikan pun tidak berminat untuk memperbaruinya.

Fiat 500e
Photo : Carscoops

Meski demikian produksi kendaraan tersebut tidak sepenuhnya berhenti karena sekarang masih dibuat di Afrika Utara. Sayangnya mobil itu tak memenuhi syarat dijual di Eropa.

Dalam beberapa kesempatan Fiat pun mengumumkan rencana untuk meluncurkan versi hybrid dari 500e. Mobil itu menggabungkan mesin kecil dan motor listrik sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih optimal.

Namun model tersebut diperkirakan baru siap pada akhir 2025 atau awal 2026. Padahal model itu digadang-gadang akan menjadi tulang punggung penjualan di masa depan.

“Sama seperti orang lain, kami beripikir bahwa dunia akan beralih ke kendaraan listrik lebih cepat sehingga biayanya segera turun. Tetapi Covid telah mengubahnya lalu inilah yang terjadi dan semua harus menghadapi kenyataan,” tutur Olivier Francois, CEO Fiat.

Pabrikan asal Italia itu bukanlah satu-satunya produsen mobil yang terpaksa mengubah strateginya dalam menghadapi rendahnya pemintaan kendaraan listrik. Beberapa pabrikan lain seperti Toyota, GM, Ford, hingga Mercedes Benz pun melakukan langkah serupa.

Fiat 500e
Photo : Carscoops

Bahkan Toyota terbilang cukup keras menentang peralihan secara drastis dari kendaraan konvensional ke listrik. Sejak awal mereka justru lebih fokus untuk mengembangkan teknologi hybrid dibandingkan listrik.

Keputusan tersebut pun berbuah manis karena kini penjualan kendaraan hybrid telah menghasilkan pasar yang cukup besar dan menjadi alternatif di mata masyarakat.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E