Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Kejar persaingan EV, untuk pertama kali mobil listrik Hyundai Arcfox akan produksi di China gandeng BAIC
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Persaingan mobil listrik di China saat ini bisa dibilang sangat kuat. Salah satu brand pionir seperti Tesla pun harus mulai waspada terkhusus dengan kehadiran BYD yang menawarkan mobil listrik harga dan desain bervariasi.
Perlu diketahui China merupakan negara terbesar dan paling kompetitif jika kita bicara kendaraan ramah lingkungan.
Berdasarkan statistik China Association of Automobile Manufacturers, dalam delapan bulan pertama 2023 ada 5.37 juta EV dan PHEV di negara tersebut terjual.
Mengejar ketertinggalan, Hyundai akan produksi mobil listrik Arcfox sebagai bentuk kerja sama atau kontrak dengan BAIC (Beijing Automotive Group) di China. Dilaporkan Reuters, ini menjadi kali pertama Hyundai produksi kendaraan untuk merek lain.
Penjualan Hyundai di China dikatakan kurang baik sehingga langkah itu kemungkinan diambil untuk mempertahankan nama merek Korea tersebut di negara tirai bambu.
Hyundai Arcfox bakal diproduksi di pabrik Beijing Hyundai Motor, joint venture antara Hyundai Motor dan BAIC. Desain, produksi dan quality control dilakukan di pabrik yang sama.
Hyundai sendiri masih belum merespon terhadap laporan tersebut namun mengatakan, pihak mereka sedang melakukan beragam tinjauan untuk produksi mobil listrik itu tapi belum ada keputusan diambil.
Untuk diketahui sebelumnya Hyundai memiliki lima pabrik di China. Namun satu plant dijual pada 2021, dan rencana setelah itu adalah untuk hanya mengoptimalkan dua pabrik berfokus ekspor.
Langkah Hyundai ikut memproduksi Arcfox adalah menjadi upaya memasuki pasar China dengan menyuguhkan lini kendaraan listrik bervariasi.
Sekadar informasi Arcfox merupakan merek mobil listrik dari BAIC Group. Fokus utama pabrik tersebut adalah menciptakan kendaraan sesuai kebetuhan kelompok spesifik tertentu.
Terbarunya Arcfox meluncurkan model Kaola yang didesain khusus keluarga dengan balita atau bayi.
Jadi unik karena mobil kompak tersebut tersedia dalam empat pilihan varian serta beragam fitur spesifik untuk membantu pemilik kendaraan memastikan anak-anak di kabin nyaman dan aman.
Soal performa, Kaola dapat menghasilkan tenaga 160.9 hp dan kecepatan maksimum 160 km/jam. Jarak tempuh mumpuni mencapai 500 km, bisa diisi daya dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 25 menit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat