Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Memiliki ambisi untuk jadi produsen EV di China, mobil listrik Honda di Shanghai Auto Show mulai diperkenalkan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tiga mobil listrik Honda mejeng di Shanghai Auto Show sebagai mobil konsep untuk diperkenalkan ke publik. Pada 2035 pabrikan asal Jepang hanya akan menjual EV (electric vehicle) di China.
Ada trio mobil konsep yang mewakili batch pertama dan kedua dari series e:N, menjadi kelanjutan dari mobil listrik yang memakai basis HR-V yakni e:NP1 dan e:NS1. Keduanya telah lebih dulu debut di 2021.
Nampaknya Honda belum merilis secara resmi spesifikasi dari lini kendaraan listriknya, namun diyakini jantung pacu ketiganya tidak akan berbeda jauh atau signifikan.
Yang akan membedakan adalah manufakturnya, e:NP2 oleh GAC Honda sementara e:NS2 dimanufaktur oleh Dongfeng Honda.
Honda mengkonfirmasi bahwa kedua model tersebut nantinya akan mulai dilakukan awal 2024. Dari sisi eksterior keduanya hampir identik, faktor pembedanya adalah fascia.
e:NP2 memilliki LED bar membingkai area atas, samping dan bawah headlight. Sementara pada e:NS2 ada LED bar memanjang vertikal di sisi kanan dan kiri headlight, serta satu memanjang horizontal menghubungkan kedua headlight.
Sekilas motif vertikal yang memancar saat headlight dinyalakan mengingatkan kita pada desain lampu depan milik Peugeot.
Secara keseluruhan, keduanya terlihat seperti versi lebih ‘futuristik dan modern dari HR-V generasi kedua, dengan atap terlihat lebih melengkung.
Namun sisi samping dan area belakang bodinya terlihat lebih menyerupai HR-V generasi terbaru yang dilengkapi lekukan-lekukan tajam, membuatnya terkesan lebih aerodinamis dan sporti.
Seemtnara e:N SUV Prologue terlihat seperti model anyar yang belum pernah dipakai sebelumnya. Honda mengatakan bahwa versi produksinya akan meluncur ada akhir 2024 memakai basis e”N Architecture terbaru.
Meski bisa dibilang sempat tertinggal dari pesaingnya, Honda memastikan pihaknya berhati-hati dan lebih mempertimbangkan untuk meluncurkan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk saat ini, konsumen dirasa lebih cocok untuk memakai mobil hybrid. Ini memperhatikan faktor biaya serta segi infrastruktur ekosistem EV di Tanah Air.
Ketika ditanya tentang model yang akan dipakai untuk disematkan teknologi hybrid, Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor) enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Wah ditunggu saja ya,” tulisnya dalam pesan singkat kepada TrenOto, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini