Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Memiliki ambisi untuk jadi produsen EV di China, mobil listrik Honda di Shanghai Auto Show mulai diperkenalkan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tiga mobil listrik Honda mejeng di Shanghai Auto Show sebagai mobil konsep untuk diperkenalkan ke publik. Pada 2035 pabrikan asal Jepang hanya akan menjual EV (electric vehicle) di China.
Ada trio mobil konsep yang mewakili batch pertama dan kedua dari series e:N, menjadi kelanjutan dari mobil listrik yang memakai basis HR-V yakni e:NP1 dan e:NS1. Keduanya telah lebih dulu debut di 2021.
Nampaknya Honda belum merilis secara resmi spesifikasi dari lini kendaraan listriknya, namun diyakini jantung pacu ketiganya tidak akan berbeda jauh atau signifikan.
Yang akan membedakan adalah manufakturnya, e:NP2 oleh GAC Honda sementara e:NS2 dimanufaktur oleh Dongfeng Honda.
Honda mengkonfirmasi bahwa kedua model tersebut nantinya akan mulai dilakukan awal 2024. Dari sisi eksterior keduanya hampir identik, faktor pembedanya adalah fascia.
e:NP2 memilliki LED bar membingkai area atas, samping dan bawah headlight. Sementara pada e:NS2 ada LED bar memanjang vertikal di sisi kanan dan kiri headlight, serta satu memanjang horizontal menghubungkan kedua headlight.
Sekilas motif vertikal yang memancar saat headlight dinyalakan mengingatkan kita pada desain lampu depan milik Peugeot.
Secara keseluruhan, keduanya terlihat seperti versi lebih ‘futuristik dan modern dari HR-V generasi kedua, dengan atap terlihat lebih melengkung.
Namun sisi samping dan area belakang bodinya terlihat lebih menyerupai HR-V generasi terbaru yang dilengkapi lekukan-lekukan tajam, membuatnya terkesan lebih aerodinamis dan sporti.
Seemtnara e:N SUV Prologue terlihat seperti model anyar yang belum pernah dipakai sebelumnya. Honda mengatakan bahwa versi produksinya akan meluncur ada akhir 2024 memakai basis e”N Architecture terbaru.
Meski bisa dibilang sempat tertinggal dari pesaingnya, Honda memastikan pihaknya berhati-hati dan lebih mempertimbangkan untuk meluncurkan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Untuk saat ini, konsumen dirasa lebih cocok untuk memakai mobil hybrid. Ini memperhatikan faktor biaya serta segi infrastruktur ekosistem EV di Tanah Air.
Ketika ditanya tentang model yang akan dipakai untuk disematkan teknologi hybrid, Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor) enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Wah ditunggu saja ya,” tulisnya dalam pesan singkat kepada TrenOto, beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta