Mitsubishi Siap Produksi dan Ekspor Mobil Hybrid dari Indonesia

Ada insentif mobil hybrid, pabrik Mitsubishi di Indonesia siap produksi dan ekspor HEV di masa mendatang

Mitsubishi Siap Produksi dan Ekspor Mobil Hybrid dari Indonesia

KatadataOTO – PT MMKI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia) menyambut baik adanya insentif mobil hybrid dari pemerintah. Untuk diketahui besarannya adalah tiga persen.

Meskipun terbilang lebih kecil dari insentif untuk BEV (Battery Electric Vehicle) atau mobil listrik murni, hal ini cukup menjadi daya tarik tersendiri buat sejumlah pabrikan otomotif termasuk Mitsubishi.

Mereka akhirnya juga membuka peluang kemungkinan Xpander Hybrid yang telah meluncur di Thailand untuk diboyong juga buat konsumen Indonesia. Karena harganya bisa semakin kompetitif dengan adanya insentif.

Tidak hanya itu, pabrikan berlambang tiga berlian ini menyatakan niatnya untuk melakukan ekspor mobil hybrid dari Indonesia di masa mendatang.

Mitsubishi Xforce Ultimate DS
Photo : KatadataOTO

“Kita akan produksi mungkin mobil hybrid. Jadi nantinya model hybrid itu akan diekspor ke negara-negara tersebut,” kata Takao Kato, President dan CEO Mitsubishi Motors Corporation di Cikarang beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan pabrik Mitsubishi di Indonesia yang beroperasi sejak 2017 itu merupakan fasilitas penting untuk Mitsubishi Motors, karena memproduksi sejumlah model strategis dan diekspor ke lebih dari 50 negara.

Setelah berhasil mencapai angka produksi kumulatif 1 juta unit di Oktober 2024, Kato berkomitmen Mitsubishi bakal terus mengembangkan kapasitas dan model yang diproduksi di pabrik Cikarang itu.

“Saya akan meningkatkan volume produksi MMKI jadi lebih banyak dan kita bakal memperkenalkan banyak model baru, termasuk elektrifikasi seperti hybrid,” tegas dia.

Bicara soal insentif mobil hybrid dari pemerintah, ia mengatakan angkanya lebih baik jika lebih tinggi atau berada di atas tiga persen.

Mitusbishi Xpander Hybrid
Photo : Youtube/Mitsubishi Motors Thailand

Di masa mendatang Kato menyorot pentingnya untuk terus ada diskusi antara Kementerian Perindustrian dan pihak terkait bersama merek-merek otomotif di Indonesia buat menentukan insentif mobil hybrid yang sesuai.

“Tentu saya bilang lagi, insentif yang lebih besar pastinya lebih bagus untuk kita,” tegas Kato.

Sebagai informasi, Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid meluncur di Thailand pada Februari 2024. Harganya adalah 912.000 baht sampai 946.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan-Rp 420,1 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV