Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Ada insentif mobil hybrid, pabrik Mitsubishi di Indonesia siap produksi dan ekspor HEV di masa mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT MMKI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia) menyambut baik adanya insentif mobil hybrid dari pemerintah. Untuk diketahui besarannya adalah tiga persen.
Meskipun terbilang lebih kecil dari insentif untuk BEV (Battery Electric Vehicle) atau mobil listrik murni, hal ini cukup menjadi daya tarik tersendiri buat sejumlah pabrikan otomotif termasuk Mitsubishi.
Mereka akhirnya juga membuka peluang kemungkinan Xpander Hybrid yang telah meluncur di Thailand untuk diboyong juga buat konsumen Indonesia. Karena harganya bisa semakin kompetitif dengan adanya insentif.
Tidak hanya itu, pabrikan berlambang tiga berlian ini menyatakan niatnya untuk melakukan ekspor mobil hybrid dari Indonesia di masa mendatang.
“Kita akan produksi mungkin mobil hybrid. Jadi nantinya model hybrid itu akan diekspor ke negara-negara tersebut,” kata Takao Kato, President dan CEO Mitsubishi Motors Corporation di Cikarang beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan pabrik Mitsubishi di Indonesia yang beroperasi sejak 2017 itu merupakan fasilitas penting untuk Mitsubishi Motors, karena memproduksi sejumlah model strategis dan diekspor ke lebih dari 50 negara.
Setelah berhasil mencapai angka produksi kumulatif 1 juta unit di Oktober 2024, Kato berkomitmen Mitsubishi bakal terus mengembangkan kapasitas dan model yang diproduksi di pabrik Cikarang itu.
“Saya akan meningkatkan volume produksi MMKI jadi lebih banyak dan kita bakal memperkenalkan banyak model baru, termasuk elektrifikasi seperti hybrid,” tegas dia.
Bicara soal insentif mobil hybrid dari pemerintah, ia mengatakan angkanya lebih baik jika lebih tinggi atau berada di atas tiga persen.
Di masa mendatang Kato menyorot pentingnya untuk terus ada diskusi antara Kementerian Perindustrian dan pihak terkait bersama merek-merek otomotif di Indonesia buat menentukan insentif mobil hybrid yang sesuai.
“Tentu saya bilang lagi, insentif yang lebih besar pastinya lebih bagus untuk kita,” tegas Kato.
Sebagai informasi, Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid meluncur di Thailand pada Februari 2024. Harganya adalah 912.000 baht sampai 946.000 baht atau sekitar Rp 405 jutaan-Rp 420,1 jutaan jika dikonversi ke dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
05 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse