Mitsubishi Klaim Gempuran Brand Cina Belum Ganggu Penjualan

Banyak merek Cina meramaikan pasar otomotif RI, namun Mitsubishi mengaku penjualannya belum terganggu

Mitsubishi Klaim Gempuran Brand Cina Belum Ganggu Penjualan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Gempuran merek Cina masih terus terasa di pasar otomotif Indonesia tahun ini. Mayoritas menghadirkan kendaraan ramah lingkungan BEV (Battery Electric Vehicle).

Angka penjualannya juga cukup baik khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi sepanjang 2025. 

Per April 2025, sejumlah brand Cina mulai masuk ke peringkat 10 besar penjualan ritel terbanyak.

Meskipun begitu, Mitsubishi menegaskan gempuran kendaraan dari Tiongkok belum mengganggu penjualan mereka secara keseluruhan.

Mitsubishi Xpander Terbaru
Photo : KatadataOTO

“Saya pikir belum mengganggu terlalu banyak (kehadiran manufaktur Cina),” kata Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) di Jakarta, belum lama ini.

Tetapi dia tidak memungkiri bahwa mobil listrik Cina memang jadi salah satu perhatian pihaknya.

Sebab beragam mobil listrik Cina ditawarkan dengan model yang bervariasi kemudian harga kompetitif. 

Menurut Kurita, di segmen SUV (Sport Utility Vehicle) mobil bermesin bensin atau ICE (Internal Combustion Engine) masih mendominasi. Sehingga Mitsubishi bakal fokus menawarkan SUV buat konsumen.

“Tidak berarti bersantai-santai saja, tetapi lebih waspada. Sampai sekarang masih cukup kondusif,” tegas dia.

Guna mempertahankan penjualan Mitsubishi di Indonesia, dalam waktu dekat tahun ini merek berlambang tiga berlian itu bakal memboyong satu model baru pakai basis DST Concept.

Versi produksi dari purwarupa itu bakal debut secara global di Indonesia. Berkonfigurasi 7-seater, DST Concept nantinya mengisi celah kosong antara Pajero Sport dengan Xforce.

“Produk ini didesain untuk pasar Indonesia. Di sini, kendaraan tiga baris sangat populer,” ungkap Kurita.

Sekadar informasi, Mitsubishi Jepang telah mengkonfirmasi bahwa DST Concept bakal diproduksi massal dan dipasarkan di sejumlah negara Asia Tenggara.

Mitsubishi Siap Produksi Massal DST Concept Tahun Ini
Photo : Instagram/mitsubishimotorsofficial

Mitsubishi diketahui sudah mendaftarkan versi produksi model ini dengan NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) di angka Rp 193 jutaan sampai Rp 240 jutaan.

Kemungkinan besar DST Concept hadir sebagai SUV bermesin bensin. Pihak Mitsubishi menegaskan model HEV (Hybrid Electric Vehicle) masih dalam studi untuk dijual di Tanah Air.

Bicara waktu peluncuran, GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 berpeluang jadi tempat debut global Mitsubishi DST Concept.


Terkini

news
Chery AiMOGA

Chery Makin Fokus Jual Robot AiMOGA Selain Mobil Ramah Lingkungan

Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA

modifikasi
IMX 2026

Total Transaksi IMX 2026 Naik, Tembus Rp 21 Miliar

IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan

motor
Polytron Fox 350

Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik

Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil

otosport
Marc Marquez

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Marquez Kian Dekat Jadi Juara

Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang

mobil
BYD

Awal Dominasi Merek Mobil Cina, Mulai Dikenal di Eropa

Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa

motor
Yamaha Bikin Gear Ultima Edisi Kicau Mania, Biaya Mulai Rp 5 Jutaan

Yamaha Bikin Gear Edisi Kicau Mania, Biaya Mulai Rp 5 Jutaan

Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi

mobil
iCar

Diler iCar Pertama di Mal Resmi Dibuka, Berkonsep 1S

iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen

news
Harga BBM

Adu Murah Harga BBM November 2026, Ada Shell dan Pertamina

Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel