Mitsubishi Fuso FE 84GS Diciptakan untuk Sektor Logistik

Mitsubishi Fuso FE 84GS diklaim punya kemampuan yang pas untuk sektor logistik, berikut spesifikasinya

Mitsubishi Fuso FE 84GS Diciptakan untuk Sektor Logistik

KatadataOTO – Sektor logistik menjadi sebuah lini bisnis yang mendominasi di Indonesia. Hal ini tentu memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan dan kebutuhan armada transportasi, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memiliki model andalan di kelas LDT (Light Duty Truck) yakni Mitsubishi Fuso Canter FE 84GS.

Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT KTB menyebutkan bahwa produknya tersebut merupakan unit yang mampu menjawab kebutuhan konsumen di sektor logistik. 

Truk LDT ini dilengkapi mesin diesel common rail model 4V21-2AT2 berkapasitas 3.907 cc. Memiliki keluaran tenaga 148 hp serta torsi 421 Nm yang disalurkan menuju transmisi 5 kecepatan.

Mitsubishi Fuso FE 84GS
Photo : KatadataOTO

Mitsubishi Fuso Canter FE 84GS disebut memiliki julukan super capacity dengan panjang keseluruhan sasis mencapai 7.145mm, lebar 2.035mm serta jarak sumbu roda 3.850 mm. Tak ketinggalan truk ini memiliki GVW 8.5 ton dan disebut memiliki volume muat paling besar di kelasnya.

"Merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan unit berperforma kuat dan mampu mengangkut muatan konsumen khususnya consumer goods dengan cepat serta optimal untuk perjalanan operasional antar kota," jelas Aji.

Mitsubishi Fuso Canter FE 84GS juga dilengkapi sistem telematic runner 3.0 yang memiliki beberapa fitur terkini guna menunjang operasi suatu bisnis. Fitur-fitur tersebut di antarnya adalah sensor pada suhu, pintu dan BBM.

Tak ketinggalan terdapat Work Management System untuk meningkatkan efisiensi proses manajemen armada. Ada juga aplikasi MyFUSO apps yang bisa diakses melalui web browser dan smartphone, dapat membantu konsumen mendapatkan informasi terkait unit, layanan purna jual hingga program penjualan.

53 Tahun Pimpin Penjualan Kendaraan Niaga

Mitsubishi Fuso FE 84GS
Photo : KatadataOTO

PT KTB juga menyatakan bahwa mereka kembali menjadi pemimpin pasar di kelas kendaraan komersial pada 2023. Posisi ini tak tergoyahkan selama 53 tahun atau sejak 1970.

"Total penjualan Fuso pada 2023 secara retail atau yang sudah berada di konsumen mencapai 33.283 unit. Dan secara market share meraih presentasi 39.2 persen," jelas Aji.

Sekitar 90 persen penjualan didominasi oleh model truk. Sementara untuk armada bus hanya berada di kisaran 3-4 persen.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025