Merek Mobil Jepang Dinilai Perlu Kejar Inovasi Mobil Listrik di RI

Bekal bertahan dalam jangka waktu panjang, merek Jepang dinilai harus terus ikut perkembangan mobil listrik

Merek Mobil Jepang Dinilai Perlu Kejar Inovasi Mobil Listrik di RI

KatadataOTO – Pasar mobil listrik saat ini bisa dibilang lebih didominasi oleh manufaktur asal Tiongkok. Berkat inovasi terkini dan harga kompetitif, produknya cukup populer di Indonesia.

Di sisi lain, merek-merek Jepang justru masih berhati-hati di tengah gempuran elektrifikasi. Memang ada beberapa hal melatarbelakangi strategi tersebut.

Misal, keterbatasan infrastruktur yang membuat konsumen masih ragu beralih ke mobil listrik.

Hasilnya, pabrikan Jepang menghadirkan alternatif seperti mobil hybrid. Sebab menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar tanpa ketergantungan infrastruktur.

Toyota bZ4X Dirakit Lokal Tahun Ini, Target TKDN 40 Persen
Photo : KatadataOTO

Sedangkan pabrik Tiongkok mulai mempopulerkan kembali Plug-in Hybrid Electric Vehicle, memungkinkan mobil diisi bensin dan di-charge layaknya mobil listrik.

Pengamat menilai kehati-hatian merek-merek asal Negeri Sakura berakar dari kultur Jepang yang kaku. Kemudian budaya korporat di sana sangat memperhatikan risiko-risiko dan data dari lapangan.

Sejauh ini, baru satu pabrikan Jepang memutuskan buat merakit lokal mobil listriknya yaitu Toyota.

Dalam waktu dekat, Toyota bZ4X teranyar sudah akan berstatus Completely Knocked Down (CKD) dan berpeluang turun harga.

Sisanya, Suzuki masih fokus mobil ICE dan hybrid lalu berencana memboyong Suzuki e Vitara tahun depan.

Daihatsu baru ikut terjun ke segmen mobil hybrid di 2025 melalui Rocky. Sedangkan Honda e:N1 hanya sebatas disewakan.

“Di luar sana, pergeseran (ke arah) Electric Vehicle (EV) bukan tren lagi tetapi arah industri otomotif global,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Dia melanjutkan, dampak dari lambatnya transisi merek Jepang ke arah elektrifikasi total bakal terlihat di masa mendatang. Bisnis mereka dinilai dapat tergerus apabila tidak memikirkan persaingan yang semakin kuat di segmen elektrifikasi.

“Kalau pasar mulai beralih ke EV dan Jepang tidak punya produk kompetitif baik dari harga, teknologi maupun ketersediaan, maka konsumen akan mencari alternatif,” kata Yannes.

Yannes menegaskan Jepang berhadapan dengan merek Cina dan juga Korea jika bicara soal mobil listrik.

Hyundai Kona Electric Terpesan 300 Unit, Bakal Meluncur di GIIAS
Photo : KatadataOTO

Meskipun dampak tersebut kemungkinan tidak terlihat dalam jangka waktu dekat ini, merek Jepang tetap perlu bersiap menghadapi pasar yang semakin berkembang.

Hal ini agar pasar dari brand Jepang tidak turun dalam waktu lima sampai 10 tahun ke depan.

“Bukan karena kualitasnya jelek, tetapi pasar bergerak dan Jepang tidak bergerak bersama dengan perubahan itu sendiri,” tegas Yannes.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 Desember 2025, Pertama di Bulan Ini

Ganjil genap Jakarta 1 Desember 2025 digelar dengan pengawasan ketat dari kepolisian demi kelancaran lalu lintas

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Buka di 5 Tempat Hari Ini, Senin 1 Desember

Di awal Desember fasilitas SIM keliling Jakarta kembali melayani prosedur perpanjangan, cek informasinya

news
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Desember 2025

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Desember 2025

Di awal Desember 2025, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung guna memudahkan pengendara di Kota Kembang

motor
Deretan Koleksi Motor Virgoun, Banyak Harley-Davidson

Deretan Koleksi Motor Virgoun, Banyak Harley-Davidson

Mantan suami Inara Rusli, Virgoun dikenal karena koleksi motor Harley-Davidson yang kerap dipamerkannya

news
Arus mudik

Korlantas Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Nataru Terjadi 2 Kali

Kepolisian memprediksi puncak kepadatan libur Nataru bakal terjadi dua kali sehingga masyarakat harus hati hati.

news
Pertimbangan Airlangga Hartarto Tak Berikan Insentif Tahun depan

Pertimbangan Airlangga Hartarto Tak Berikan Insentif Tahun depan

Airlangga Hartarto menilai pemerintah sudah banyak memberikan insentif untuk sektor otomotif selama dua tahun

mobil
Toyota Kijang Innova

Toyota Kijang Innova Reborn Bakal Dapat Penyegaran Bulan Depan

Tampilan eksterior Toyota Kijang Innova Reborn makin sporti dan headunit membesar, meluncur Desember 2025

komunitas
Honda Community Year End Car Meet Ramaikan GJAW 2025

Honda Community Year End Car Meet Ramaikan GJAW 2025

HPM menggelar Honda Community Year End Car Meet untuk terus mendekatkan diri kepada para anggota komunitas