Menpora Dito Ariotedjo Punya Alphard Dari Hadiah

Menpora Dito Ariotedjo punya Alphard 2.5 G lansiran 20219 senilai Rp900 juta yang didapatkan dari hadiah

Menpora Dito Ariotedjo Punya Alphard Dari Hadiah
Adi Hidayat

TRENOTO – Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau biasa dikenal Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olah Raga saat ini masih menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Pasalnya ia sempat dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi BTS Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

Walau sudah menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat, tetap saja perhatian pada menteri termuda di kabinet Presiden Joko Widodo tidak berkurang. Terlebih harga yang dimiliki olehnya terbilang sangat tinggi.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), tercatat ia memiliki jumlah sebesar Rp282 miliar. Angka tersebut bahkan jauh lebih besar ketimbang Jokowi yang hanya mencapai Rp82.3 miliar.

Menpora Dito Ariotedjo punya Alphard dari hadiah
Photo : KPK

Menariknya, ada beberapa harta kekayaan yang berasal dari hadiah senilai miliaran rupiah. Bentuknya pun beragam mulai tanah bangunan hingga kendaraan.

Jika melihat lebih detail maka harta terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan karena memiliki nilai sebesar Rp187.5 miliar. Jumlah tersebut terbagi menjadi lima aset di Jakarta.

Baca Juga : Potret Menpora Dito Ariotedjo di Ranah Otomotif

Pertama adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan perkiraan nilai sebesar Rp26 miliar dari hasil sendiri. Kemudian tanah ada juga di Jakarta Timur senilai Rp114 miliar merupakan hadiah.

Selanjutnya tanah dan bangunan seluas 488 m hasil hadiah senilai Rp10 miliar. Kemudian ia memiliki aset serupa di Jakarta Pusat berstatus hadiah senilai Rp17.3 miliar.

Terakhir Dito tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 382 m di Jakarta Selatan senilai Rp20 miliar. Harta tersebut pun berstatus hadiah.

Selain memiliki harta berupa tanah dan bangunan yang beragam, Dito juga memiliki beberapa koleksi kendaraan. Tercatat dirinya memiliki satu unit Toyota Fortuner VRZ 2020 dari hasil sendiri dengan nilai Rp480 juta.

Hyundai Serahkan 117 Ioniq 5 Guna Dukung ASEAN Summit 2023
Photo : PT HMID

Kemudian Menpora Dito Ariotedjo punya Alphard 2.5G lansiran 2019 senilai Rp900 juta. Sementara mobil ketiganya adalah Hyundai Ioniq 5 2022, didapatkan dari hasil lainnya senilai RP800 juta.

­Ia pun tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp6 miliar, surat berharga Rp89.2 miliar, kas dan setara kas Rp13.3 miliar. Terakhir, hutang yang dimilikinya adalah Rp16 miliar.

Dengan ini maka Dito memiliki total harta kekayaan sebesar Rp282 miliar.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan