Varian Baru Mitsubishi Triton Meluncur, Single Cabin Versi Sporti
08 Januari 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi All New Triton Ultimate telah terbukti ketangguhannya dan kenyamanannya meski berada di medan Offroad
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) belum lama ini menggelar sesi test drive produk terbarunya. Belasan unit Mitsubishi All New Triton diboyong ke area perbukitan Sentul, Bogor, Jawa Barat untuk diuji awak jurnalis termasuk KatadataOTO.
Dari 12 unit yang disediakan, 9 diantaranya diperuntukkan masuk ke dalam lintasan Offroad yang telah tersedia. Sedangkan 3 kendaraan berfungsi sebagai display statis guna bisa dieksplorasi secara maksimal.
“Sejak diluncurkan di Indonesia para 2002, Triton sudah menjadi kendaraan operasional yang andal dan mendukung bisnis penting. All New Triton hadir dengan peningkatan signifikan dan melampaui sebuah mobil,” kata Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI dalam siaran pers.
Pihak penyelenggara menyediakan rute Offroad sepanjang 650 meter dengan berbagai jenis alur serta kontur jalan. Sehingga memberikan pengalaman yang lebih kaya bagi peserta Test Drive.
Tersedia jalur Offroad datar, trek berlumpur, menanjak dan menurun, juga banyak gundukan. Lalu ada pula medan tidak rata, Side Ramp/trek miring untuk memberikan pengalaman maksimal.
Sebelum masuk ke lintasan, seluruh peserta dibekali berupa informasi produk, pedoman berkendara yang aman dan efektif serta didampingi oleh instruktur bersertifikat.
Pada sektor Offroad datar, para peserta diajak beradaptasi dalam mengendalikan unit. Sehingga bisa memahami menggunakan mesin baru yang lebih bertenaga dan torsi maksimal pada putaran awal.
Untuk varian Ultimate, mode penggerak roda dapat dioperasikan dengan Super Select-II. Dengan 7 Drive Mode berikut Selector Dial di bawah kecepatan 100 km/jam.
Tim KatadataOTO mencoba langsung unit Mitsubishi All New Triton tipe Ultimate. Kami merasakan langsung mudahnya perpindahan penggerak dari 2H (gerak roda belakang) ke 4H (gerak empat roda tanpa differential).
Lalu saat menggunakan 4HLc (gerak semua roda, Central Differential mengunci) dan 4LLc (gerak semua roda, Central Differential mengunci, Low Gears) membuat kami bisa menaklukkan berbagai medan yang disiapkan panitia.
Sedangkan pada varian lainnya menggunakan sistem tuas. Model tersebut dikatakan disukai para pengguna dalam menjalani bisnis.
Ketika masuk ke trek tidak rata dan banyak gundukan, kecepatan kendaraan disarankan 10 – 20 kilometer per jam. Sasis dengan penampang 65 persen lebih besar dibandingkan sebelumnya, membuat unit lebih kokoh dan aman.
Seperti saat kami harus melintasi tanjakan curam dan licin. Mobil niaga ringan MMKSI ini tidak mengalami kesulitan sama sekali.
Padanan torsi besar dan fitur mumpuni membuat pengendara pemula seperti kamipun mudah bermanuver Offroad ringan.
Hal ini memudahkan pengendara saat memasuki berbagai medan jalan. Seperti saat harus masuk ke medan jalan berbeda, mengatur mode berkendara menjadi lebih mudah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 15:00 WIB
13 September 2024, 21:00 WIB
09 September 2024, 22:00 WIB
09 September 2024, 17:00 WIB
09 September 2024, 09:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 20:39 WIB
MPV ramah lingkungan Wuling Darion PHEV jadi opsi menarik buat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik
11 Maret 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia
11 Maret 2026, 15:00 WIB
Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik