Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Proyek lanjutan LRT Jakarta Fase 1A diharapkan bisa ajak masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kemacetan lalu lintas di pusat kota jadi hal yang kerap terjadi di hari kerja maupun akhir pekan. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Jakarta siapkan moda transportasi alternatif untuk mengakomodir perjalanan.
Selain Transjakarta, KRL dan MRT, turut hadir LRT (Light Rail Transit). Pada 28 Agustus 2023, LRT Jabodebek resmi beroperasi dengan tarif awal khusus Rp 5.000.
Namun masih ada proyek LRT lain melayani rute Velodrome-Manggarai alias LRT Jakarta Fase 1B. Harapannya memudahkan masyarakat yang mobilitasnya di area kota.
Kemudian sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kota. Perlu diketahui, populasi kendaraan bermotor di Jakarta yang terdaftar di Korlantas Polri mencapai 24,3 jutaan unit mencakup mobil dan sepeda motor.
“Kami juga ingin meningkatkan minat masyarakat untuk pindah dari angkutan pribadi ke transportasi umum,” kata Ramdani Akbar, Project Director LRT Jakarta di sela acara Jakpro Media Connect, Jakarta, Senin (17/03).
Fase 1B merupakan perpanjangan dari 1A dengan rute Pegangsaan Dua atau Kelapa Gading sampai Velodrome, Rawamangun. Hanya saja jaraknya terbilang pendek yakni 5,8 kilometer.
Dia menjelaskan LRT Jakarta nantinya akan berhenti di sejumlah stasiun yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman lalu mengakhiri perjalanan di Manggarai. Total jaraknya adalah 6,4 kilometer.
Supaya semakin mempermudah masyarakat, pihaknya mengusahakan agar setiap stasiun terintegrasi moda transportasi lain yang sudah ada seperti Transjakarta maupun stasiun kereta.
“Ada beberapa stasiun terhubung ke (halte) Transjakarta. Di akhir, kita akan bangun jalur koneksi LRT 1B dengan stasiun KRL Manggarai,” tegas dia.
Secara keseluruhan, LRT Jakarta fase 1B akan melayani perjalanan sejauh 12,2 kilometer sedangkan waktu tempuh antar stasiunnya sekitar 10 menit.
“Diharapkan penumpang bisa (bepergian) dari Kelapa Gading sampai Manggarai tidak lebih dari 40 menit,” ucap Ramdani.
Moda transportasi terbaru ini ditargetkan mulai melayani masyarakat tahun depan. Pembangunan tiap stasiun masih dilakukan sesuai rencana, di mana Stasiun Rawamangun sudah mencapai tahap arsitektur.
Proses di Stasiun Manggarai terbilang rumit karena merupakan area padat, sehingga ada koordinasi bersama pihak Dishub dan kepolisian dalam mengatur lalu lintas di sekitar Manggarai.
“Kita berharap (LRT Jakarta Fase 1B) bisa beroperasi di kuartal keempat 2026, sekitar satu tahun lagi,” kata Ramdani
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
31 Mei 2026, 15:49 WIB
24 April 2026, 06:00 WIB
21 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama