Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning
27 Desember 2025, 17:00 WIB
KPK sudah menyiapkan dua skema untuk melakukan lelang mobil BJ Habibie yang dibeli oleh Ridwan Kamil di 2021
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil peninggalan Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie sedang diperbincangkan. Sebab terseret dalam dugaan kasus korupsi Ridwan Kamil.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu membeli Mercedes-Benz 280 SL dari anak BJ Habibie, yakni Ilham Akbar Habibie.
Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Ridwan Kamil membeli kendaraan roda empat asal benua biru tersebut, menggunakan uang hasil korupsi.
Ilham menyebut pembelian mobil BJ Habibie dilakukan secara dicicil mulai 2021. Akan tetapi Ridwan Kamil belum melunasi sisa uangnya.
Sebab harga jual Mercedes-Benz 280 SL ini di angka Rp 2,6 miliar. Sedangkan Ridwan Kamil baru membayar Rp 1,3 miliaran.
Kini mobil tersebut sudah berada di tangan KPK. Hal tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan perkara.
KPK juga berencana melelang kendaraan roda empat itu. Mereka bahkan sudah menyiapkan dua skema.
Pertama adalah bagi hasil antara lembaga antirasuah dengan Ilham guna melunasi sisa tunggakan Ridwan Kamil.
“Kami lelang berapapun hasilnya, nanti sisa Rp 1,3 miliar itu jatahnya si pemilik yang belum dilunasi,” ungkap Mungki Hadipratikto, Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK di Antara, Selasa (09/09).
Sementara skema kedua KPK akan menyita uang Rp 1,3 miliar yang sudah disetorkan Ridwan Kamil kepada Ilham.
“Jadi KPK tidak menyertakan barangnya, tetapi menyertakan uangnya. Itu bisa dimungkinkan oleh skema itu,” Mungki melanjutkan.
Lebih jauh Mungki menjelaskan bahwa KPK sudah pernah mempraktikkan skema pertama. Sedangkan untuk yang kedua belum.
Oleh sebab itu mereka tengah mengkaji berbagai kemungkinan. Sehingga lelang mobil BJ Habibie bisa dilakukan dengan lancar.
“Kalau untuk mengambil uang kemudian barangnya diserahkan, itu belum. Kami belum pernah, tetapi memungkinkan,” tegas Mungki.
Sekadar mengingatkan, Ridwan Kamil tersandung dugaan kasus korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) periode 2021-2023.
Dalam perkata itu, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka pada 13 Maret 2025. Masing-masing adalah Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank BJB dan Widi Hartoto, pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB.
Lalu masih ada Asikin Dulmanan, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri; Suhendrik, Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta bandung Ekspress serta Sophan Jaya Kusuma, Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama.
Negara diprediksi mengalami kerugiaan sampai Rp 222 miliar akibat kasus korupsi yang menyeret nama Ridwan Kamil.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 13:36 WIB
23 Agustus 2025, 17:00 WIB
21 Agustus 2025, 16:00 WIB
21 Juni 2025, 22:54 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada Januari 2026 terbilang cukup mudah asalnya persyaratannya telah terpenuhi
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
29 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza
29 Januari 2026, 08:00 WIB
Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit
29 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara