Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Berhasil pecahkan rekor sebagai mobil listrik anti air, ini hasil konversi Toyota Land Cruiser lawas
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Konversi kendaraan konvensional jadi bertenaga listrik mulai jadi sesuatu yang lumrah di dunia otomotif. Baru-baru ini satu konversi Toyota Land Cruiser lawas lansiran 1978 tipe FJ40 dibawa berkendara di bawah air sejauh 7 kilometer menyeberangi Pelabuhan Darwin, Australia.
Mobilnya telah dimodifikasi memakai tanaga listrik dan dibuat tahan air. Tim perakitnya mengklaim bahwa hasil konversi tersebut memecahkan rekor dunia untuk mobil yang berkendara paling lama dan kedalaman terendah di bawah air.
Prosesnya perakitannya tidak mudah bahkan menghabiskan waktu lima bulan, di mana ada banyak penggemar otomotif dari seluruh Australia ikut membantu mengubah mobil tersebut.
Dilansir dari CarExpert, Selasa (1/8) butuh 30 penyelam untuk membantu mengemudikan mobil tersebut. Dinamai Mudcrab, konversi Toyota Land Cruiser lawas itu membutuhkan waktu 12 jam untuk berkendara 30 meter di bawah air sejauh 7 km.
Durasinya dikatakan lima jam lebih lama dari waktu prediksi sebelumnya. Ini terjadi karena beragam faktor, misalnya tekanan air sangat tinggi ketika mobil berada 30 meter di bawah air sehingga penyelam harus muncul ke permukaan setiap 15 menit sekali.
Ditambah lagi bobot kendaraannya sendiri tidak bisa dibilang ringan. Di luar konfigurasi motor listrik dan lainnya, ban Land Cruiser tersebut diisi air seberat 150 kg.
Sebelum melakukan aksi tersebut Mudcrab hanya pernah ditest sebanyak satu kali, empat hari sebelum eksekusi. Sebelum Mudcrab dibawa berkendara di bawah air teknisi terlebih dulu melakukan pengecekan terakhir.
Meski sempat mengalami banyak kendala, Mudcrab berhasil menyeberangi Pelabuhan Darwin lewat air dengan waktu sekitar 12 jam.
Aksi dilakukan di kawasan hiu dan buaya. Namun Taylor Smith, mekanik sekaligus driver dalam ekspedisi tersebut mengatakan warna mobil terang bisa menjadi tameng yang membuat predator jadi mundur.
“Saya yakin warna oranye terang dari mobil ketika menghampiri hiu ataupun buaya mereka tidak akan diam saja, tapi akan pergi ke arah berlawanan,” ungkapnya.
Untuk diketahui sebelumnya rekor serupa telah dipecahkan oleh warga setempat pada 1983, menyeberangi pelabuhan tersebut lewat air menggunakan Land Cruiser namun sayangnya gagal karena membentur batu dan harus naik ke permukaan saat baru melaju 3 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung