Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Konversi kendaraan listrik masih langka, Range Rover ini diubah jadi mobil listrik pakai baterai Tesla
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Konversi kendaraan listrik khususnya mobil masih jadi hal langka di tengah tren elektrifikasi. Namun beberapa orang sudah mulai melakukan hal itu meski dengan biaya mahal.
Terbaru adalah perusahaan konversi kendaraan listrik klasik, Inverted mengubah Range Rover dua pintu lawas lansiran 1990 menjadi mobil listrik.
Restorasi Range Rover tersebut membuat mobil jadi semakin modern dan dibekali teknologi mumpuni tanpa mengubah desain eksterior.
Karena tidak mengubah struktur kendaraan, pemilik bisa mengembalikan Range Rover itu kembali jadi berkonfigurasi mesin bensin atau ICE (Internal Combustion Engine).
Masuk ke kabin, interiornya sudah diubah menggunakan jok leather baru, kemudian ditambah Heated Front Seats. Lalu sektor hiburan dilengkapi Apple CarPlay dan Android Auto.
Tambahan lain adalah infotainment display atau headunit serta sistem audio terbaru, AC dan Heating System sampai Cruise Control.
Range Rover dua pintu itu telah dibekali baterai dan motor elektrik kustom dari Tesla. Membuat mobil itu dapat menghasilkan tenaga maksimum 450 hp, torsi puncak 600 Nm dan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari lima detik.
Di samping ubahan dapur pacu mereka juga memberikan sentuhan menyeluruh pada interior dan performa agar semakin mumpuni untuk kebutuhan offroad.
Tidak disebutkan kapasitas baterai namun Inverted mengklaim hasil restorasinya bisa menjelajah sampai 320 km. Mobil dilengkapi charging port 75 kW, bisa diisi daya dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu 38 menit.
Namun konversi tersebut membutuhkan dana tidak sedikit yakni 312.000 USD. Dalam kurs rupiah ini setara Rp 4,9 miliar.
Meski lebih familiar buat kendaraan roda dua, Andre Mulyadi, Founder NMAA (National Modifivator & Aftermarket Association) mengatakan konversi mobil listrik sudah mulai dilakukan beberapa orang di Tanah Air.
“Ada banyak. Kita salah satunya juga di LiveMods juga ada mobilnya Atta Halilintar yang konversi,” ucap Andre beberapa waktu lalu.
Biaya memang masih terbilang mahal karena bukan menggunakan komponen produksi lokal. Bahkan dengan motor elektrik kecil pun butuh dana sekitar Rp 100 jutaan.
“Kita butuh baterai yang lebih murah kalau misal ada (produksi) lokal kan lebih bagus,” pungkas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada