Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
CES 2024 akan digelar Januari, Kia siapkan kendaraan niaga bertenaga listrik kolaborasi dengan Hyundai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Produsen otomotif mulai gencar memperkenalkan kendaraan listrik di tengah gempuran elektrifikasi dari merek China. Tidak terbatas pada mobil penumpang tapi juga kendaraan niaga untuk kebutuhan bisnis dan sejenisnya.
Terbarunya Kia siapkan kendaraan niaga bertenaga listrik untuk dipamerkan di CES 2024, pameran teknologi di Las Vegas. Acara tersebut dihelat Januari 2024.
Untuk diketahui ini jadi pertama kali Kia kembali setelah absen selama lima tahun. Lini model diperkenalkan nanti berfokus pada PBV (purpose-built vehicle), bukan kendaraan penumpang.
Berbeda sama mobil listrik Kia yang sekarang pakai platform e-GMP (electric global module platform), PBV menggunakan eS didedikasikan khusus untuk kendaraan niaga setrum milik Kia.
Pabrik asal Korea Selatan ini menyebut bahwa PBV mengkombinasikan mobil listrik serbaguna dengan software serta teknologi mumpuni guna mendukung gaya hidup dan keperluan bisnis konsumen.
Secara keseluruhan akan ada lima model PBV termasuk satu mobil yang dijadwalkan untuk produksi massal pada 2025. Pengunjung pameran nanti juga disuguhkan demonstrasi teknologi disematkan.
Software pada setiap kendaraan dibuat bersama perusahaan saudara yakni Hyundai. Lebih rinci tiga model berukuran medium, satu berdimensi lebih besar dan satu PBV kecil.
Ada alasan mengapa Kia pilih pamerkan kendaraan niaga listrik, di antaranya adalah semakin banyak negara berkembang berlakukan regulasi ketat untuk bergerak ke arah elektrifikasi.
Ini juga termasuk ekosistem bisnis seperti kendaraan buat pengiriman dan lainnya.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut Kia mulai pembangunan pabrik PBV yang juga dimanfaatkan untuk produksi mobil listrik di Korea Selatan sejak April 2023. Produksi mulai dilakukan paruh kedua 2025.
Di tahun pertama pabrik beroperasi Kia punya target memproduksi 150.000 unit dan siapkan rencana ekspansi sesuai kebutuhan pasar.
Investasi itu mencapai 1 triliun won atau setara Rp11.9 triliun dalam kurs rupiah.
Sementara di Indonesia Kia baru memperkenalkan dua model yakni EV6 GT Line mengusung konsep crossover SUV serta EV9 GT Line sebagai SUV tiga baris.
Kia EV6 dibanderol Rp1.3 miliar sementara EV6 GT Line nyaris sentuh Rp2 miliar yakni Rp1.9 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi