Kia Siapkan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik untuk CES 2024

CES 2024 akan digelar Januari, Kia siapkan kendaraan niaga bertenaga listrik kolaborasi dengan Hyundai

Kia Siapkan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik untuk CES 2024
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Produsen otomotif mulai gencar memperkenalkan kendaraan listrik di tengah gempuran elektrifikasi dari merek China. Tidak terbatas pada mobil penumpang tapi juga kendaraan niaga untuk kebutuhan bisnis dan sejenisnya.

Terbarunya Kia siapkan kendaraan niaga bertenaga listrik untuk dipamerkan di CES 2024, pameran teknologi di Las Vegas. Acara tersebut dihelat Januari 2024.

Untuk diketahui ini jadi pertama kali Kia kembali setelah absen selama lima tahun. Lini model diperkenalkan nanti berfokus pada PBV (purpose-built vehicle), bukan kendaraan penumpang.

Berbeda sama mobil listrik Kia yang sekarang pakai platform e-GMP (electric global module platform), PBV menggunakan eS didedikasikan khusus untuk kendaraan niaga setrum milik Kia.

Kia Siapkan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik
Photo : Electrek

Pabrik asal Korea Selatan ini menyebut bahwa PBV mengkombinasikan mobil listrik serbaguna dengan software serta teknologi mumpuni guna mendukung gaya hidup dan keperluan bisnis konsumen.

Secara keseluruhan akan ada lima model PBV termasuk satu mobil yang dijadwalkan untuk produksi massal pada 2025. Pengunjung pameran nanti juga disuguhkan demonstrasi teknologi disematkan.

Software pada setiap kendaraan dibuat bersama perusahaan saudara yakni Hyundai. Lebih rinci tiga model berukuran medium, satu berdimensi lebih besar dan satu PBV kecil.

Ada alasan mengapa Kia pilih pamerkan kendaraan niaga listrik, di antaranya adalah semakin banyak negara berkembang berlakukan regulasi ketat untuk bergerak ke arah elektrifikasi.

Ini juga termasuk ekosistem bisnis seperti kendaraan buat pengiriman dan lainnya.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut Kia mulai pembangunan pabrik PBV yang juga dimanfaatkan untuk produksi mobil listrik di Korea Selatan sejak April 2023. Produksi mulai dilakukan paruh kedua 2025.

Di tahun pertama pabrik beroperasi Kia punya target memproduksi 150.000 unit dan siapkan rencana ekspansi sesuai kebutuhan pasar.

Investasi itu mencapai 1 triliun won atau setara Rp11.9 triliun dalam kurs rupiah.

Kia Siapkan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik
Photo : Electrek

Sementara di Indonesia Kia baru memperkenalkan dua model yakni EV6 GT Line mengusung konsep crossover SUV serta EV9 GT Line sebagai SUV tiga baris.

Kia EV6 dibanderol Rp1.3 miliar sementara EV6 GT Line nyaris sentuh Rp2 miliar yakni Rp1.9 miliar.


Terkini

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia

otosport
Hasil MotoGP Austria 2026

Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang

Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026

mobil
Changan Nevo Q05

Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes

Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan

otosport
MotoGP Austria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Martin Asapi Marquez

Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial

news
ACC Carnival

ACC Carnival Medan Ada Promo Cashback Rp 1 Juta

ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta

mobil
Wuling Starlight M

Versi Baru Wuling Darion PHEV Terungkap, Incar Pasar Denza D9

Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior

news
AiMOGA

Aimoga Buka Peluang Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi Indonesia

AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air

news
Automechanika Jakarta 2026

Automechanika Digelar Minggu Depan, Diramaikan 339 Peserta

Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia