Mewahnya Isi Garasi Andhika Pratama, Ada Porsche sampai Vespa
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Jumlah peminatnya lebih banyak namun Tuksedo Studio masih terkendala jual mobil ke konsumen di luar negeri
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil klasik replika yang berbasis di Bali, Tuskedo Studio sudah menarik perhatian banyak konsumen termasuk penggemar otomotif di luar negeri.
Sayangnya masih ada sejumlah kendala dihadapi. Mulai dari regulasi sampai waktu pembuatan mobil yang tidak sebentar karena bisa mencapai 12 bulan untuk satu unit.
Pihak Tuksedo Studio mengungkapkan kalau di Indonesia sudah ada regulasi mengatur sehingga mobil dapat dipakai oleh konsumen. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 45 Tahun 2023 Tentang Kustomisasi Kendaraan Bermotor.
Sementara buat memasarkan di negara lain belum tentu ada kebijakan pendukung serupa. Sehingga berpeluang jadi merepotkan bagi berbagai pihak.
“Untuk pasar internasional kalau bisa dibilang sekarang jika dibuka antreannya mungkin ada 40 sampai 50 mobil,” ungkap Laksamana Gusti Handoko, Co-Founder Tuksedo Studio menjawab pertanyaan KatadataOTO di Jakarta Selatan, Senin (12/8).
Dia menjelaskan salah satu masalah utama dihadapi adalah aturan terkait modifikasi dan kustomisasi di negara-negara calon konsumen Tuksedo Studio.
Ada opsi lain bisa diterapkan seperti mengimpor material mobil dari luar negeri buat kemudian dirakit di Indonesia. Namun kemungkinan ini terhalang oleh kebijakan lain.
“Di Indonesia sendiri sejauh ini melarang impor kendaraan seken. Jadi sekarang (diharapkan) aturan kustomisasi itu bisa kita ekstrapolasi,” tegas Gusti.
Meski begitu sekarang pihak pemerintah tengah mencoba mendukung Tuksedo Studio salah satunya melalui Co-Branding yang diinisiasikan oleh Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Co-Branding dengan Wonderful Indonesia karena Tuskedo Studio itu hampir setiap hari menjadi destinasi wisata,” kata dia.
Sebagai informasi Tuksedo Studio hadir di PIM 2 (Pondok Indah Mall) memboyong sembilan unit kendaraan, salah satunya Porsche 550 Spyder, bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 3 miliar.
Kemudian bisa dilihat juga Mercedes-Benz 300 SL Gullwing milik Bambang Soesatyo, Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) sekaligus Ketua MPR RI ataupun Porsche 365 Speedster yang dibeli oleh Raffi Ahmad dari Tuksedo Studio.
Pameran bertajuk Legendary Automobile Showcase itu berlangsung di lobby PIM 2, terbuka untuk umum mulai 12-18 Agustus 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 17:00 WIB
03 Januari 2026, 17:00 WIB
05 Desember 2025, 19:00 WIB
10 September 2025, 16:00 WIB
01 September 2025, 15:46 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 bisa menjadi opsi mobil listrik untuk Anda yang hidup diperkotaan, sebab memiliki banyak keunggulan
29 Januari 2026, 20:00 WIB
Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial
29 Januari 2026, 19:08 WIB
Masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor, tahun depan Chery targetkan pabrik mandirinya beroperasi
29 Januari 2026, 16:00 WIB
Pedro Acosta akan mewaspadai aksi Marc Marquez demi meraih hasil terbaik dalam setiap seri MotoGP 2026
29 Januari 2026, 15:00 WIB
Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar
29 Januari 2026, 14:00 WIB
Charged Maleo S jadi salah satu motor listrik anyar di 2026, ada pengembangan dari versi terdahulunya
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan