Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Ekspansi diler terus dilakukan melihat minat masyarakat, Indonesia jadi salah satu fokus BYD di Asia Tenggara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD meresmikan sembilan diler Arista di Indonesia, salah satunya di area Summarecon, Bekasi. Pembukaan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BYD mendirikan 50 diler di RI sepanjang 2024.
Penjualan BYD juga terbilang tinggi, melepas 2.389 unit sepanjang Agustus 2024 dan berhasil mengalahkan Wuling (2.343 unit) dan Hyundai (1.555 unit).
Melihat hal tersebut, BYD saat ini melihat Indonesia sebagai pasar EV terpenting di wilayah Asia Tenggara. Minat masyarakat diklaim meningkat dan ada banyak peluang tersedia.
“Indonesia bukan hanya memiliki (potensi) ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tetapi jadi salah satu yang paling penting,” ucap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pasifik di Bekasi, Senin (7/10).
Ia mengungkapkan bahwa diskusi soal investasi BYD di Indonesia sudah dimulai sejak dua tahun silam, sebelum akhirnya merek asal China ini memboyong tiga model pertamanya yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal.
Menyusul setelah itu pada perhelatan GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show), mereka meluncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik BYD M6.
Model tersebut juga mendapatkan respon baik dari konsumen, memimpin penjualan BYD dari antara tiga model lain. Sepanjang pameran M6 menyumbang 50 persen SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).
“Dalam tiga bulan ini kita bisa melihat bagaimana pasar Indonesia mendukung mobil listrik. Jadi kami yakin tinggal tunggu beberapa waktu lagi, Indonesia akan jadi pasar penting dan salah satu yang paling besar di dunia,” ucap Liu.
Sebagai informasi BYD resmi masuk Indonesia di awal 2024, namun baru mulai mengirim kendaraan ke konsumen mulai Juli karena sejumlah kendala.
Tercatat penjualan retail (diler ke konsumen) pada Juli tembus 2.047 unit. Sedangkan di Agustus 2.389 unit.
Dari antara tiga model lain, BYD M6 menjadi kontributor terbesar. Mengingat dari segi banderol memang terbilang kompetitif mulai Rp 379 juta sampai Rp 429 jutaan.
Di pasar Indonesia model MPV ramah lingkungan masih didominasi mobil hybrid. Seperti Toyota Kijang Innova Zenix HEV dan Suzuki Ertiga Cruise Hybrid, dilego Rp 200 jutaan sampai Rp 600 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 17:00 WIB
04 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Korlantas ingin memperbaiki prosedur pengawalan yang dilakukan anggotanya, mulai dari proses permohonan
05 Desember 2025, 11:00 WIB
SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan
05 Desember 2025, 09:00 WIB
Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang
05 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara di akhir pekan, Anda bisa bisa mendatangi SIM Keliling Bandung
05 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia menjelang akhir pekan, jangan sampai terlewat karena jam operasional terbatas
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di puluhan ruas jalan meski sudah mendekati libur akhir pekan