Kebanjiran Permintaan, BYD Fokus Garap Pasar Tanah Air

Ekspansi diler terus dilakukan melihat minat masyarakat, Indonesia jadi salah satu fokus BYD di Asia Tenggara

Kebanjiran Permintaan, BYD Fokus Garap Pasar Tanah Air
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BYD meresmikan sembilan diler Arista di Indonesia, salah satunya di area Summarecon, Bekasi. Pembukaan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BYD mendirikan 50 diler di RI sepanjang 2024.

Penjualan BYD juga terbilang tinggi, melepas 2.389 unit sepanjang Agustus 2024 dan berhasil mengalahkan Wuling (2.343 unit) dan Hyundai (1.555 unit).

Melihat hal tersebut, BYD saat ini melihat Indonesia sebagai pasar EV terpenting di wilayah Asia Tenggara. Minat masyarakat diklaim meningkat dan ada banyak peluang tersedia.

“Indonesia bukan hanya memiliki (potensi) ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tetapi jadi salah satu yang paling penting,” ucap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pasifik di Bekasi, Senin (7/10).

BYD Beri Edukasi Cara Berkendara Mobil Listrik yang Aman di Jalan
Photo : KatadataOTO

Ia mengungkapkan bahwa diskusi soal investasi BYD di Indonesia sudah dimulai sejak dua tahun silam, sebelum akhirnya merek asal China ini memboyong tiga model pertamanya yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal.

Menyusul setelah itu pada perhelatan GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show), mereka meluncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik BYD M6.

Model tersebut juga mendapatkan respon baik dari konsumen, memimpin penjualan BYD dari antara tiga model lain. Sepanjang pameran M6 menyumbang 50 persen SPK (Surat Pemesanan Kendaraan).

“Dalam tiga bulan ini kita bisa melihat bagaimana pasar Indonesia mendukung mobil listrik. Jadi kami yakin tinggal tunggu beberapa waktu lagi, Indonesia akan jadi pasar penting dan salah satu yang paling besar di dunia,” ucap Liu.

Sebagai informasi BYD resmi masuk Indonesia di awal 2024, namun baru mulai mengirim kendaraan ke konsumen mulai Juli karena sejumlah kendala.

BYD Resmikan Komunitas Beyond
Photo : BYD

Tercatat penjualan retail (diler ke konsumen) pada Juli tembus 2.047 unit. Sedangkan di Agustus 2.389 unit.

Dari antara tiga model lain, BYD M6 menjadi kontributor terbesar. Mengingat dari segi banderol memang terbilang kompetitif mulai Rp 379 juta sampai Rp 429 jutaan.

Di pasar Indonesia model MPV ramah lingkungan masih didominasi mobil hybrid. Seperti Toyota Kijang Innova Zenix HEV dan Suzuki Ertiga Cruise Hybrid, dilego Rp 200 jutaan sampai Rp 600 jutaan.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia