Jalur Puncak Mulai Padat oleh Kendaraan

Jalur puncak mulai padat oleh kendaraan masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun di kawasan tersebut

Jalur Puncak Mulai Padat oleh Kendaraan
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 28 Desember 2021 | 07:00 WIB

TRENOTO – Jelang malam pergantian tahun, jalur Puncak mulai padat bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Berdasarkan pantauan dari Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat kepadatan tersebut didominasi oleh kendaraan dari luar kota.

AKP Mangku Anom, Kasatlantas Polres Cianjur mengatakan bahwa menjelang pergantian tahun, volume kendaraan yang masuk akan terus meningkat. Puncak kepadatan diperkirakan akan terjadi satu hari menjelang malam pergantian tahun dengan volume kenaikan hingga 50 persen dibanding 2021.

“Untuk mengantisipasi terjadinya macet total di kawasan Puncak-Cipanas, Kami akan melakukan sejumlah rekayasa arus. Selain penerapan sistem ganjil genap akan ada penutupan jalur menuju kawasan Puncak pada tanggal 31 Desember mulai pukul 20.00 WIB hingga 1 Januari, pukul 2.00 WIB,” tegasnya.

Photo : Istimewa

Ia menjelaskan, sebelum pukul 20.00 WIB kendaraan dari luar dan dalam kota masih dapat melintas di sepanjang jalur tersebut. Namun setelah melewati jam yang ditentukan maka pihaknya akan menutup jalur mulai dari Tugu Lampu Gentur-By Pass, Cianjur, sedangkan dari arah Bogor mulai dari pintu Tol Ciawi.

Guna memastikan kebijakan tersebut bisa berjalan dengan baik maka ratusan anggota akan disiagakan. Banyaknya jumlah personel yang dilibatkan maka diharapkan kepadatan arus lalu lintas bisa lebih cepat dicairkan.

“Meski tidak ada larangan dari pemerintah, Kami tetap mengimbau warga agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan, sehingga dapat menimbulkan kerumunan. Lebih baik merayakan malam pergantian tahun di rumah,” katanya.

Photo : Istimewa

Puncak Bogor memang selalu menjadi salah satu destinasi utama untuk merayakan malam pergantian tahun. Tidak heran bila Kepolisian selalu memberikan perhatian khusus untuk menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas di Kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan pada Senin sore, jumlah kendaraan melintas di jalur Puncak-Cianjur, mengalami peningkatan. Antrian kendaraan pun sudah bisa terlihat di sejumlah titik menuju hotel, rumah makan dan tempat wisata.

Bukan tidak mungkin kepadatan akan terus berlangsung hingga malam pergantian tahun tiba. Tentunya kondisi tersebut harus menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang hendak berwisata untuk melakukan penjadwalan perjalanan lebih matang agar terhindar dari kemacetan berkepanjangan.


Terkini

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home